JurnalLugas.Com – Mantan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy, mengungkapkan rencana pelaksanaan muktamar ulang yang akan digelar pada 2-3 September 2024 di Jakarta. Dalam acara tersebut, pihaknya berencana untuk mengundang Presiden Joko Widodo untuk menutup kegiatan tersebut.
“Kami berencana muktamar ini akan dibuka oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan ditutup oleh Presiden Jokowi,” ujar Lukman di Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta, pada Selasa, 27 Agustus 2024.
Namun, Lukman menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada komunikasi resmi dengan pihak istana terkait rencana tersebut. “Kami masih mematangkan rencana ini. Setelah siap, baru kami akan melaporkan kepada Presiden. Rencana ini juga akan kami sampaikan kepada PBNU, mungkin hari ini atau besok,” tambahnya.
Menurut Lukman, pelaporan kepada PBNU penting untuk mendapatkan arahan terkait adanya Komite Pengarah muktamar yang berasal dari unsur PBNU. Dengan demikian, diharapkan sinergi antara PBNU dan PKB bisa kembali terjalin dengan baik.
Dalam muktamar yang akan digelar di Jakarta tersebut, Lukman menyebutkan akan ada dorongan untuk menghadirkan calon ketua umum PKB selain Muhaimin Iskandar, yang telah menjabat selama hampir 20 tahun. “Kami akan mendorong sebanyak mungkin calon ketua umum yang nantinya akan dipilih secara demokratis di muktamar. Ada banyak tokoh terbaik dari PKB dan NU yang layak untuk dicalonkan,” jelasnya.
Lukman juga menyebutkan beberapa tokoh potensial yang dapat menjadi calon ketua umum PKB, baik dari kubu pro-Muhaimin seperti Halim Iskandar, Jazilul Fawaid, Hanif Dhakiri, hingga tokoh muda seperti Yaqut Cholil Qoumas. Selain itu, ia juga menyebut nama-nama lain seperti Khofifah Indar Parawansa, Yenny Wahid, dan Saifullah Yusuf.
Sebagai informasi, Muktamar VI PKB sebelumnya telah digelar pada 24-25 Agustus 2024 di Bali, yang menetapkan Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum PKB untuk periode 2024-2029. Keputusan tersebut diambil setelah 38 Dewan Pimpinan Wilayah secara aklamasi mendukung Muhaimin pada Sidang Pleno Ke-2 di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali.
Selain menetapkan Muhaimin sebagai ketua umum, Muktamar VI PKB juga menetapkan Wakil Presiden Ma’ruf Amin sebagai Ketua Dewan Syura PKB untuk periode 2024-2029.
Dengan rencana muktamar ulang ini, PKB tampaknya ingin menegaskan kembali komitmennya terhadap demokrasi internal partai dan menjaga hubungan baik dengan PBNU serta pemerintah.






