JurnalLugas.Com – Dunia musik rock Indonesia diselimuti kabar duka. Bambang Sutrisno, yang lebih dikenal publik sebagai Trisno, bassist PAS Band, meninggal dunia pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 14.30 WIB setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat komplikasi penyakit yang dideritanya.
Kabar wafatnya musisi yang telah menjadi bagian penting perjalanan PAS Band itu pertama kali disampaikan oleh rekan satu grup sekaligus drummer, Sandy PAS Band, melalui akun media sosial pribadinya. Dalam unggahan tersebut, Sandy mengabarkan kepergian sahabatnya seraya mengajak masyarakat mendoakan almarhum.
“Telah berpulang ke rahmatullah saudara kami, bassist kami Trisno. Mohon doa dan maafkan segala kesalahan almarhum,” tulis Sandy dalam unggahannya yang disertai potongan video ketika Trisno menunaikan ibadah haji bersama rekan-rekannya.
Ungkapan belasungkawa pun segera membanjiri media sosial. Akun resmi PAS Band mengunggah latar hitam dengan emoji menangis sebagai simbol duka yang mendalam. Sejumlah musisi lintas generasi turut menyampaikan doa untuk almarhum.
Musisi Stevi Item menuliskan doa singkat melalui media sosial. Hal serupa juga disampaikan grup musik Kuburan yang berharap Trisno memperoleh husnul khatimah. Sementara Ivanka menyampaikan doa agar almarhum mendapat ampunan dan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Kepergian Trisno menjadi kehilangan besar bagi para penggemar musik rock Indonesia. Selama bertahun-tahun, permainan bassnya menjadi salah satu karakter kuat dalam perjalanan PAS Band yang dikenal lewat berbagai karya berpengaruh di industri musik nasional.
Sehari sebelum kabar wafatnya diumumkan, Sandy sempat mengabarkan bahwa kondisi Trisno berada dalam keadaan kritis di ruang perawatan intensif (ICU).
Saat itu ia mengajak seluruh penggemar untuk mendoakan kesembuhan sahabatnya serta memohon agar masyarakat berkenan memaafkan segala kekhilafan yang pernah dilakukan almarhum semasa hidup.
Dalam unggahan tersebut, Sandy menuliskan doa agar Tuhan memberikan mukjizat dan mengangkat penyakit yang diderita Trisno. Namun takdir berkata lain. Setelah menjalani perjuangan melawan penyakit selama beberapa waktu, Trisno akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Kondisi kesehatan Trisno sebenarnya telah menjadi perhatian rekan-rekan band dalam beberapa tahun terakhir. Menurut penuturan Sandy, mereka mulai melihat perubahan fisik yang cukup signifikan, mulai dari pembengkakan pada kaki hingga penurunan berat badan. Meski demikian, Trisno dikenal sebagai sosok yang enggan memeriksakan kondisi kesehatannya secara menyeluruh.
Sandy mengungkapkan hasil pemeriksaan medis beberapa bulan sebelumnya menunjukkan adanya indikasi gangguan pada organ hati disertai tekanan darah tinggi. Namun kondisi itu terus berkembang hingga akhirnya memaksa Trisno menjalani perawatan di rumah sakit.
Situasi memburuk terjadi pada pertengahan Juli 2026 ketika tubuh Trisno semakin lemah. Setelah mendapatkan pemeriksaan lanjutan, dokter menemukan fungsi ginjalnya telah mengalami penurunan drastis.
Sandy menjelaskan bahwa fungsi ginjal Trisno saat itu hanya tersisa sekitar lima persen sehingga dokter memutuskan tindakan cuci darah sebagai upaya mempertahankan kondisinya. Meski tim medis telah memberikan penanganan intensif, kondisi kesehatan Trisno terus menurun hingga akhirnya berpulang.
Kepergian Trisno meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan musisi, serta jutaan penggemar PAS Band di seluruh Indonesia.
Sosoknya dikenal bukan hanya sebagai bassist bertalenta, tetapi juga sebagai pribadi sederhana yang memiliki dedikasi tinggi terhadap musik rock Tanah Air.
Warisan karya yang telah ditinggalkannya diyakini akan terus dikenang oleh pecinta musik Indonesia.
Lagu-lagu yang pernah ia bawakan bersama PAS Band menjadi bagian penting perjalanan musik rock nasional dan tetap hidup di hati para penggemarnya.
Selamat jalan, Trisno. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi kehilangan ini.
Baca berita nasional, musik, hiburan, dan informasi aktual lainnya hanya di https://JurnalLugas.Com
(Catur)






