JurnalLugas.Com – PT Kino Indonesia Tbk (KINO) resmi mengangkat Agus Sandianto sebagai anggota baru Dewan Komisaris. Penunjukan ini diumumkan oleh manajemen KINO pada hari Senin, 30 Agustus 2024. Agus Sandianto, yang saat ini juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Northstar Group, sebuah perusahaan private equity yang berbasis di Singapura, dipercaya untuk menduduki posisi penting ini.
Agus ditetapkan sebagai Komisaris KINO melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada 26 September 2024. Dalam rapat tersebut, Agus menggantikan Wong Chee-Yann yang sebelumnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris.
Dengan masuknya Agus Sandianto, susunan baru Dewan Komisaris KINO kini terdiri dari tiga anggota. Harry Sanusi menjabat sebagai Presiden Komisaris, sementara Rokhmad Susanto tetap menjabat sebagai Komisaris Independen. Agus diharapkan mampu membawa perspektif baru dan kontribusi strategis bagi perkembangan KINO di masa depan.
Profil Singkat Agus Sandianto
Agus Sandianto, seorang Warga Negara Indonesia (WNI), saat ini berusia 38 tahun. Ia menyelesaikan pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia pada tahun 2008 dengan fokus pada Manajemen Keuangan. Setelah lulus, Agus memulai kariernya sebagai Equity Research Analyst di Credit Suisse, di mana ia bekerja selama lima tahun.
Pada Juni 2014, Agus bergabung dengan Northstar Group sebagai Executive Director untuk tim investasi. Selain posisinya di Northstar, Agus juga memegang jabatan sebagai Direktur Eksekutif di PT Nusantara Sugihartana Internasional (NSI), perusahaan yang bergerak di bidang manajemen investasi. Di luar itu, ia juga terlibat dalam beberapa perusahaan lain sebagai komisaris, termasuk di PT Raja Kamar International dan PT Indomarco Prismatama.
Dengan latar belakang pengalaman yang kaya di sektor keuangan dan investasi, serta posisi strategis di beberapa perusahaan terkemuka, Agus Sandianto diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan PT Kino Indonesia Tbk di masa mendatang. Perombakan ini menjadi salah satu langkah penting bagi perusahaan dalam memperkuat struktur manajemen dan meningkatkan daya saing di pasar.
Penunjukan ini menegaskan komitmen KINO untuk terus berkembang dengan menghadirkan figur-figur berkompeten dalam jajaran manajemennya.






