Rusdi Kirana IPO Lion Air Maskapai Siap Melantai di BEI

JurnalLugas.Com – Rusdi Kirana, pendiri sekaligus pemilik Lion Air, akhirnya angkat bicara mengenai kabar rencana IPO (Initial Public Offering) PT Lion Mentari Airlines di Bursa Efek Indonesia (BEI). Meskipun belum banyak rincian yang diungkapkan, Rusdi memberi petunjuk bahwa rencana tersebut masih dalam proses pertimbangan.

Ketika ditemui usai pelantikan MPR pada Kamis (3/10/2024), Rusdi menyatakan, “Let’s see (mari kita lihat),” sebagai tanggapan singkat ketika ditanya mengenai kemungkinan IPO Lion Air yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Rusdi ditanya tentang potensi penggalangan dana sebesar Rp7 triliun dari IPO tersebut. Menanggapi hal ini, Rusdi yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua MPR menyatakan bahwa target tersebut sangat mungkin tercapai. Hal ini didasari oleh pengalaman dan nilai maskapai yang telah beroperasi selama lebih dari dua dekade. “Kami memiliki value yang kuat, jadi harusnya angka tersebut (Rp7 triliun) realistis,” ujarnya.

Baca Juga  PT Master Print Tbk (PTMR) Siap IPO Targetkan Dana Segar Puluhan Miliar

Sebagai salah satu maskapai swasta terbesar di Asia Tenggara, Lion Air diperkirakan memiliki potensi besar di pasar saham. Rusdi, yang juga merupakan politikus dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menegaskan posisi maskapainya yang dominan di kawasan tersebut. “Lion Air adalah maskapai swasta terbesar di Asia Tenggara, dan ini menjadi momentum bagi kami untuk go public,” jelasnya.

Rencana IPO Lion Air telah menjadi perbincangan sejak lama, bahkan sejak tahun 2019. Kini, rumor mengenai IPO tersebut kembali mencuat, dengan Lion Air dilaporkan sedang mempertimbangkan untuk melantai di Bursa Efek Indonesia. Target penggalangan dana diperkirakan antara US$300 juta hingga US$500 juta, dengan kemungkinan pelaksanaan IPO pada akhir tahun.

Namun, hingga saat ini, belum ada detail resmi mengenai jumlah saham yang akan ditawarkan atau harga saham perdananya. Proses persiapan IPO ini masih dalam tahap perencanaan, dan publik masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak Lion Air.

Baca Juga  IHSG Menguat Tipis di Awal Perdagangan, Sinyal Pasar Masih Bergerak Hati-hati

Dengan ratusan armada yang dimiliki dan operasi yang mencakup berbagai negara, Lion Air memiliki prospek cerah untuk menarik minat investor. Keputusan untuk melakukan IPO diyakini akan semakin memperkuat posisi Lion Air di pasar penerbangan global dan memberi akses pada modal tambahan untuk pengembangan lebih lanjut.

Jika IPO ini terealisasi, Lion Air tidak hanya akan memperluas pangsa pasar di Asia Tenggara, tetapi juga meningkatkan daya saingnya di industri penerbangan internasional. Langkah ini diharapkan membawa dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan di masa depan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait