Ahmed Al Kaf Curang Netizen Indonesia Serbu Google Maps Bahrain Beri Label Mafia Bahrain

JurnalLugas.Com – Hasil imbang 2-2 antara Timnas Sepak Bola Indonesia melawan Bahrain dalam pertandingan terakhir memicu kekecewaan besar di kalangan netizen Indonesia. Puncaknya adalah munculnya aksi protes di platform Google Maps, di mana lebih dari 50 titik lokasi baru di wilayah Bahrain diberi label “Mafia Bahrain.” Langkah ini diambil sebagai bentuk protes terhadap kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf yang dinilai kontroversial.

Netizen juga memberikan rating rendah pada titik-titik tersebut sebagai bentuk ketidakpuasan, khususnya setelah wasit membiarkan pertandingan berjalan hingga menit ke-99. Pada menit tambahan tersebut, Mohamed Mahroon berhasil mencetak gol penyeimbang untuk Bahrain melalui umpan sepak pojok, yang membuat hasil imbang 2-2.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Wasit Ahmed Al Kaf Curang di Laga Indonesia vs Bahrain PSSI Protes ke FIFA Ini Dosanya

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, secara terang-terangan menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan wasit. “Jika AFC ingin berkembang, keputusan dan kepemimpinan wasit harus diperbaiki,” tegas Shin Tae Yong dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Dengan hasil seri ini, Indonesia tetap berada di peringkat kedua terbawah dengan perolehan 3 poin. Jika Timnas berhasil meraih kemenangan melawan Bahrain, mereka bisa naik ke peringkat ketiga di bawah Jepang dan Australia.

Selain aksi di Google Maps, netizen Indonesia juga membanjiri kolom komentar akun Instagram resmi AFC. Meskipun unggahan tersebut tidak terkait langsung dengan pertandingan Indonesia vs Bahrain, netizen tetap mengaitkan komentar mereka dengan hasil pertandingan serta kritik terhadap keputusan wasit.

Beberapa komentar menyebut bahwa Bahrain telah “merampok” kemenangan Indonesia, sementara yang lain bahkan melontarkan ancaman terkait pertemuan di pertandingan berikutnya. “Kami akan membalas kejadian ini dengan membantai pasukan Anda di Jakarta 10-0,” tulis salah satu pengguna.

Baca Juga  Wasit Asal Oman Ahmed Al Kaf Mengecewakan Sepak Bola Profesional Dunia

Fenomena ini menunjukkan betapa seriusnya reaksi publik terhadap sepak bola di Indonesia, terutama ketika mereka merasa tidak adil dalam pertandingan internasional. Protes melalui media sosial dan platform digital menjadi sarana bagi mereka untuk menyuarakan kekecewaan, baik kepada AFC maupun pihak terkait lainnya.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait