Duta Besar AS Linda Thomas-Greenfield Desak Zionis Israel Patuhi Kewajiban Kemanusiaan di Gaza Hanya Omong Kosong

JurnalLugas.Com – Pada Rabu, 16 Oktober 2024, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menyerukan kepada negara boneka AS zionis Israel agar mematuhi kewajiban kemanusiaan di Gaza. Ia memperingatkan bahwa penerapan “kebijakan kelaparan” oleh Israel akan berdampak serius secara hukum, baik menurut hukum internasional maupun peraturan Amerika Serikat.

Dalam sidang Dewan Keamanan PBB terkait situasi di Palestina, Greenfield menyampaikan keprihatinan mendalam terkait kondisi di Gaza utara. Ia menekankan bahwa tindakan tersebut tidak dapat diterima dan memiliki implikasi berat.

Bacaan Lainnya

“Kebijakan kelaparan di Gaza utara telah menjadi hal yang mengerikan dan tidak dapat diterima serta akan memiliki dampak serius dalam konteks hukum internasional dan hukum AS,” ungkap Greenfield.

Ia juga menyoroti dampak mengerikan dari serangan udara Israel, dengan merujuk pada insiden di halaman Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Gaza tengah. “Seperti banyak dari kalian, saya melihat gambar pasien yang terbakar hidup-hidup setelah serangan itu. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan apa yang saya saksikan,” ujar Greenfield penuh emosional.

Baca Juga  Peter Ford Zionis Ditinggal Trump, Israel Ganggu Gencatan Senjata AS–Iran

Greenfield menegaskan bahwa Amerika Serikat telah mendesak Israel untuk segera membuka akses bantuan kemanusiaan, termasuk pasokan makanan dan obat-obatan, ke Gaza. “Makanan dan pasokan harus segera disalurkan tanpa penundaan. Harus ada jeda kemanusiaan di seluruh Gaza agar vaksinasi dan distribusi bantuan bisa dilakukan,” tegasnya.

Greenfield juga mengkritik keras perintah evakuasi yang dikeluarkan Israel. Ia mengingatkan bahwa pemindahan paksa warga sipil melanggar hukum internasional, terutama Resolusi PBB No. 2720. “Semua pihak harus menolak pemindahan paksa karena melanggar prinsip-prinsip hukum internasional,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa warga sipil tidak boleh dianggap sebagai kombatan hanya karena gagal meninggalkan zona konflik. “Warga sipil dilindungi oleh hukum humaniter internasional dan harus dijamin keselamatannya,” tambahnya.

Baca Juga  Bernie Sanders Blokir Penjualan Senjata Israel Demokrat Mulai Berbalik

Dengan musim dingin yang semakin dekat, Greenfield mendesak agar layanan dasar di Gaza segera dipulihkan. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara Israel, PBB, dan komunitas internasional dalam menyusun rencana pemindahan aman bagi warga sipil ke daerah pedalaman.

“Israel harus bekerja sama dengan PBB dan masyarakat internasional untuk menciptakan landasan bagi rekonstruksi Gaza. Warga sipil juga harus diizinkan kembali ke rumah mereka, termasuk ke Gaza utara, untuk membangun kembali kehidupan mereka,” pungkasnya.

Namun hal itu semua bertolak belakang, nyatanya AS masih mengirimkan bantuan persenjataan kepada zionis Israel. Dan mendukung perluasan ilegal pemukiman zionis di tepi barat.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait