Kabinet America First Donald Trump Kritikus China Marco Rubio Menlu

JurnalLugas.Com – Presiden terpilih AS, Donald Trump, kini mulai membentuk tim utamanya untuk melaksanakan kebijakan “America First.” Fokus kebijakan ini mencakup keamanan perbatasan, perdagangan, ekonomi, dan isu-isu penting lainnya. Sejumlah nama yang dipilih dikenal dengan sikap keras terhadap China, termasuk Senator Marco Rubio yang diperkirakan akan mengisi posisi Menteri Luar Negeri, dan Anggota Kongres Mike Waltz yang diproyeksikan sebagai penasihat keamanan nasional.

Berikut ini adalah profil tokoh kunci yang dipilih Trump:

Bacaan Lainnya

1. Marco Rubio – Menteri Luar Negeri

Senator Rubio, yang pernah bersaing dengan Trump pada pemilu sebelumnya, kini menjadi sekutu setianya di Senat. Rubio terkenal vokal dalam mengkritik kebijakan China, hingga mendapat sanksi dari Beijing yang melarangnya masuk ke negara tersebut. Senator ini juga mendukung pandangan Trump terkait penyelesaian cepat konflik Rusia-Ukraina, dengan negosiasi yang memungkinkan Kyiv untuk menyerahkan sebagian wilayah yang diduduki.

Baca Juga  Ngawur AS Tolak Kendali Iran atas Selat Hormuz

2. Mike Waltz – Penasihat Keamanan Nasional

Mike Waltz, mantan pasukan khusus Angkatan Darat AS, memiliki pandangan tegas tentang kebijakan militer Amerika. Sebagai Ketua Panel Kesiapan di Komite Angkatan Bersenjata DPR, Waltz melihat China sebagai ancaman terbesar bagi AS dan juga kritis terhadap pengajaran Teori Rasial Kritis di lingkungan militer.

3. Kristi Noem – Menteri Keamanan Dalam Negeri

Gubernur Dakota Selatan, Kristi Noem, yang pernah disebut sebagai kandidat wakil presiden untuk Trump, dikenal sebagai sosok kontroversial. Noem diperkirakan akan memimpin kebijakan imigrasi Trump, termasuk rencana deportasi massal terhadap imigran tanpa dokumen.

4. Elise Stefanik – Duta Besar AS untuk PBB

Trump menyebut Stefanik sebagai “pejuang America First.” Stefanik merupakan salah satu anggota DPR yang menolak mengesahkan kemenangan Joe Biden pada Pilpres 2020 dan merupakan pendukung pencalonan ketiga Trump untuk Gedung Putih.

5. Tom Homan – Kepala Kebijakan Perbatasan

Tom Homan adalah sosok utama di balik kebijakan imigrasi “tanpa toleransi” yang diterapkan pada masa jabatan pertama Trump. Selama ini, ia dikenal tegas terhadap deportasi imigran ilegal, yang memicu kontroversi karena memisahkan anak-anak dari keluarganya.

Baca Juga  Menlu AS Marco Rubio Ngawur Hamas Tidak Boleh Memerintah Gaza Lagi

6. Susie Wiles – Kepala Staf Gedung Putih

Sebagai operatif politik yang berpengaruh dalam kampanye Trump tahun 2016 dan 2020, Susie Wiles diperkirakan akan menjadi perempuan pertama yang ditunjuk sebagai Kepala Staf Gedung Putih. Wiles dipercaya untuk menyusun strategi 100 hari pertama Trump di Gedung Putih.

Dengan memilih figur-figur ini, Trump ingin memastikan bahwa kebijakan “America First”-nya akan dijalankan secara konsisten dan efektif di periode kedua kepemimpinannya. Tim ini juga menunjukkan komitmen Trump dalam menghadapi ancaman global, terutama dari China, serta mengatasi isu dalam negeri seperti imigrasi dan keamanan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait