PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) Mayapada Hospital Terbitkan Saham dan Surat Utang

JurnalLugas.Com – PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), emiten pengelola Rumah Sakit Mayapada, mengumumkan rencana strategis untuk menerbitkan saham baru dan surat utang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat struktur permodalannya sekaligus mendukung rencana ekspansi bisnis jangka panjang.

Rencana ini melibatkan firma investasi terkemuka asal Amerika Serikat, Bain Capital Credit, LP, dan afiliasinya. Perjanjian terkait aksi korporasi ini ditandatangani pada 29 November 2024 dengan total nilai investasi mencapai USD157 juta.

Bacaan Lainnya

Detail Aksi Korporasi

Aksi korporasi ini terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu:

  1. Penerbitan Saham Baru (Shares Subscription Agreement)
    Bain Capital Credit, melalui entitas BCCS Maverick (A) I LP, akan mengambil bagian dalam penerbitan saham baru senilai USD32 juta. Harga saham yang akan diterbitkan akan disesuaikan dengan aturan Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah ini sejalan dengan rencana private placement yang sebelumnya disetujui dalam RUPS Independen pada 21 Agustus 2024.
  2. Penerbitan Surat Utang (Bond Subscription Agreement)
    Surat utang senilai USD125 juta akan diterbitkan untuk BCSS Maverick Holdings I, LP dan BCSS Maverick Holdings II, LP. Kedua entitas ini merupakan afiliasi Bain Capital yang sepenuhnya dimiliki oleh investor saham.
Baca Juga  China Masuk Pasar Obligasi RI? Strategi Baru Pemerintah Tekan Biaya Utang Bikin Investor AS Bereaksi

Corporate Secretary SRAJ, Arie Farisandi, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari rencana investasi strategis perusahaan. “Penandatanganan perjanjian-perjanjian ini mencakup pengambilbagian saham baru dan penerbitan surat utang oleh Perseroan,” ujar Arie pada Selasa (3/12/2024).

Kinerja Saham SRAJ

Namun, di tengah pengumuman positif ini, saham SRAJ mengalami tekanan di pasar. Pada penutupan perdagangan Selasa (3/12/2024), saham SRAJ turun 1,06% menjadi Rp2.800 per saham. Penurunan ini melanjutkan tren sehari sebelumnya, ketika saham melemah 1,74% ke level Rp2.830. Meski demikian, dalam tiga bulan terakhir, saham SRAJ masih mencatatkan penguatan sebesar 12%.

Baca Juga  Diserbu Investor, Lelang SUN Raup Rp40 Triliun, Seri Ini Paling Diburu

Dukungan untuk Rencana Ekspansi

Investasi sebesar USD157 juta ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi SRAJ untuk memperluas jaringan layanan kesehatan dan meningkatkan kualitas fasilitasnya. Dengan dukungan dari Bain Capital, SRAJ berkomitmen untuk meningkatkan kontribusinya dalam sektor kesehatan nasional.

Langkah ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai lebih bagi para pemegang saham serta masyarakat luas.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait