JurnalLugas.Com – PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (kode saham: OBAT) secara resmi memulai penawaran umum perdana saham (IPO) dengan harga Rp350 per saham. Langkah strategis ini membuka peluang perusahaan untuk meraih pendanaan segar sebesar Rp59,5 miliar.
Detail Penawaran Saham
Dalam prospektus yang dirilis pada Jumat (3 Januari 2024), perusahaan menawarkan 170 juta saham ke publik dengan nilai nominal Rp50 per saham. Jumlah tersebut setara dengan 28,33 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh.
Untuk mendukung proses IPO, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk menunjuk PT Oso Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek sekaligus penjamin emisi efek. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memastikan keberhasilan proses IPO.
Selain itu, OBAT juga mengeluarkan Waran Seri I (OBAT-W) sebanyak 85 juta unit, atau setara 19,77 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Rasio penerbitan waran adalah 2:1, di mana setiap pemegang dua saham baru akan mendapatkan satu waran yang dapat dikonversi menjadi saham dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham.
Alokasi Dana IPO
Dana yang diperoleh dari IPO dan penerbitan waran ini akan digunakan sepenuhnya untuk modal kerja. Fokus utama perusahaan adalah:
- Pembelian Bahan Baku: Untuk memastikan ketersediaan material utama dalam produksi.
- Penambahan Produksi: Mendukung peningkatan kapasitas untuk memenuhi permintaan pasar.
- Pengembangan Pemasaran: Memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan penetrasi produk.
Dengan langkah strategis ini, PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk optimistis mampu memperkuat posisi di industri biofarmaka. Pendanaan yang berhasil dihimpun melalui IPO diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan secara berkelanjutan.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai berita bisnis dan keuangan, kunjungi JurnalLugas.Com.






