JurnalLugas.Com – PT Honda Prospect Motor (HPM) telah mengumumkan kampanye recall atau penarikan kembali untuk beberapa model mobil mereka di Indonesia. Recall ini mencakup model populer seperti Honda Civic RS, Civic Type R, Accord, dan All New Honda CR-V. Penarikan kembali ini bertujuan untuk memeriksa atau mengganti komponen tertentu demi menjaga kualitas dan keselamatan produk.
Detail Kampanye Recall Honda
Sebanyak 11.652 unit kendaraan yang diproduksi antara tahun 2021 hingga 2024 masuk dalam program ini. Menurut Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, langkah ini adalah bagian dari komitmen Honda untuk memberikan kenyamanan dan keamanan terbaik bagi konsumen.
“Seluruh pelanggan yang kendaraannya teridentifikasi berhak mendapatkan pemeriksaan atau penggantian komponen untuk memastikan kendaraannya berada pada standar keselamatan dan kualitas tertinggi,” kata Billy.
Komponen yang Diperiksa dan Model yang Terdampak
1. Steering Gearbox
Potensi masalah: Bunyi abnormal.
- Honda Civic RS (2021–2024)
- Honda Civic Type R (2023–2024)
- All New Honda CR-V (2023–2024)
Total unit terdampak: 7.632 unit.
Proses penggantian komponen ini diperkirakan membutuhkan waktu 1–4 jam.
2. High Pressure Fuel Pump
Potensi masalah: Bau bahan bakar di kabin.
- All New Honda Accord RS e:HEV (2024)
- All New Honda CR-V RS e:HEV (2023–2024)
Total unit terdampak: 4.020 unit.
Proses pemeriksaan atau penggantian ini diperkirakan memerlukan waktu 1 jam.
Cara Memeriksa Kendaraan yang Terdampak
Pemilik kendaraan dapat memeriksa nomor rangka (VIN) kendaraan mereka melalui laman resmi pud.honda-indonesia.com. Jika kendaraan teridentifikasi dalam program recall ini, pelanggan dapat langsung menghubungi atau mendatangi dealer resmi Honda terdekat untuk menjadwalkan pemeriksaan atau penggantian komponen.
Gratis dan Efisien
Proses recall ini dapat dilakukan tanpa dikenakan biaya apapun mulai Jumat, 3 Januari 2025. Honda menjamin bahwa semua tindakan yang dilakukan bertujuan untuk menjaga keamanan dan kepuasan konsumen.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kampanye recall dan perkembangan dunia otomotif lainnya, Anda bisa mengunjungi JurnalLugas.Com.






