JurnalLugas.Com – Pabrikan otomotif ternama asal Jepang, Honda Motor Co., kembali menghadapi ujian serius setelah mengumumkan penarikan kembali (recall) sekitar 400 ribu unit Honda Civic. Langkah ini diambil karena adanya potensi bahaya pada komponen velg yang dilaporkan dapat terlepas secara tiba-tiba saat kendaraan sedang melaju.
Menurut laporan resmi yang diterima Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), recall ini mencakup model Honda Civic generasi ke-10 produksi tahun 2016 hingga 2021. Permasalahan ditemukan pada velg berukuran 18 inci yang dipasok oleh produsen komponen asal Italia.
Velg tersebut dikenal memiliki desain khas dengan garis merah di tepi luar serta 15 jari-jari berwarna kombinasi perak dan hitam. Namun, hasil investigasi internal Honda menunjukkan adanya kesalahan produksi pada bushing sederhana di bagian roda. Kondisi ini berpotensi membuat mur roda (lug nut) mengendur, dan dalam skenario terburuk, roda bisa patah hingga terlepas.
“Kami menemukan ketidaksesuaian pada batch produksi tertentu dari pemasok Eropa. Untuk menjamin keselamatan konsumen, kami melakukan recall secara sukarela,” ujar seorang perwakilan Honda yang enggan disebutkan namanya (Hn., 2025).
Kesalahan Produksi di Pemasok Italia
Temuan internal Honda menyebutkan bahwa masalah bermula dari kelalaian tahap pemeriksaan akhir di pabrik pemasok. Beberapa unit velg dikirim ke jalur produksi sebelum melewati proses kontrol kualitas terakhir.
Menariknya, meskipun recall mencakup Civic keluaran 2016–2021, periode pembuatan velg bermasalah tersebut hanya berlangsung selama Desember 2018 hingga Desember 2019. Artinya, tidak semua unit dalam rentang tahun tersebut terdampak langsung.
Langkah Penanganan Honda
Pihak Honda telah memastikan akan mengirimkan surat pemberitahuan resmi kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi menggunakan velg produksi tersebut. Dalam proses perbaikannya, teknisi Honda akan:
- Memeriksa seluruh roda dan selongsong velg.
- Mengganti pelek dan hub suspensi bila ditemukan cacat.
- Mengebor dua lubang pada roda rusak agar tidak bisa digunakan kembali.
“Keselamatan pelanggan adalah prioritas utama kami. Proses pemeriksaan dan penggantian akan dilakukan tanpa biaya,” jelas sumber Honda lainnya (Sr., 2025).
Honda menegaskan bahwa sejauh ini belum ada laporan kecelakaan atau cedera yang diakibatkan oleh masalah ini. Namun, perusahaan tetap mengambil langkah proaktif demi mencegah potensi risiko di masa mendatang.
Catatan untuk Pemilik Honda Civic
Pemilik Civic yang merasa kendaraannya termasuk dalam daftar recall disarankan untuk menghubungi dealer resmi Honda terdekat atau memeriksa status kendaraannya melalui situs resmi Honda AS.
Langkah cepat dan transparan ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan konsumen terhadap kualitas dan komitmen keselamatan produk Honda di pasar global.
Untuk berita otomotif terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com






