JurnalLugas.Com – Banjir melanda lahan pertanian cabai di Desa Bulan-Bulan, Kabupaten Batu Bara, Kamis, 16 Januari 2025. Hujan deras yang turun sejak Rabu malam hingga Kamis pagi menyebabkan luapan air menggenangi area pertanian, mengakibatkan kerugian besar bagi para petani.
Anto, salah satu petani cabai di daerah tersebut, menyampaikan kekecewaannya terkait minimnya langkah mitigasi untuk mencegah dampak banjir.
“Seharusnya ada upaya penanggulangan banjir seperti pembersihan saluran pembuangan, perbaikan saluran irigasi, dan pengadaan mobile pump. Jangan sampai saat banjir terjadi, semua hanya saling lempar tanggung jawab,” ujarnya, Kamis (16/01).
Sayangnya, respons dari Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara dinilai lambat. Ketika dimintai tanggapan, Sekretaris Dinas Pertanian hanya menyebutkan bahwa pihaknya masih akan melakukan rapat terkait masalah tersebut.
Selain itu, petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) juga tidak terlihat hadir di lokasi untuk memberikan bantuan atau solusi kepada para petani. Hal ini semakin menambah kekhawatiran petani akan kurangnya perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian yang terdampak bencana.
Banjir yang terus berulang ini memunculkan harapan dari para petani agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret, termasuk perbaikan infrastruktur irigasi dan peningkatan kesiapan menghadapi bencana di masa mendatang.
Untuk berita lainnya seputar pertanian dan kebijakan pemerintah, kunjungi JurnalLugas.Com.






