JurnalLugas.Com – BMW X5 generasi berikutnya akan menghadirkan lebih dari sekadar model pembakaran internal (ICE) dan varian listrik iX5. Pabrikan asal Jerman ini juga tengah mengembangkan model bertenaga hidrogen yang dikabarkan akan meluncur pada 2028, hasil kerja sama dengan Toyota. Langkah ini menandai komitmen BMW dalam menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan dengan teknologi inovatif.
Dominasi BMW di Pasar SUV Mewah
Keberhasilan BMW dalam menguasai segmen mobil mewah di Amerika Serikat pada 2024 menjadi dorongan besar bagi pengembangan keluarga X5 terbaru. Dengan desain dan teknologi yang lebih canggih, SUV premium ini diprediksi akan semakin memperkuat posisi BMW di pasar global.
Pada pertengahan 2024, beberapa prototipe X5 generasi baru tertangkap kamera saat menjalani uji jalan dengan balutan kamuflase tebal. Desain eksteriornya terlihat mengadopsi elemen dari konsep Neue Klasse, yang mencerminkan arah desain masa depan BMW.
Platform CLAR vs. Neue Klasse
Tidak seperti BMW iX3 yang akan menggunakan platform Neue Klasse, jajaran X5 generasi terbaru masih akan bertumpu pada versi upgrade dari Cluster Architecture (CLAR) yang telah teruji. Keputusan ini diambil karena X5 tetap menawarkan varian mesin pembakaran internal, sementara platform Neue Klasse dirancang khusus untuk kendaraan listrik murni.
Meskipun menggunakan platform CLAR, iX5 tidak akan tertinggal dalam hal teknologi. Model ini tetap dibekali dengan motor listrik generasi keenam BMW, arsitektur listrik 800 volt, dan sel baterai bulat berkepadatan energi tinggi, yang meningkatkan efisiensi serta jangkauan berkendara.
BMW X5 Hidrogen: Alternatif Ramah Lingkungan
Bagi konsumen yang menginginkan alternatif selain mesin pembakaran atau listrik murni, BMW menawarkan versi X5 bertenaga hidrogen. Model ini dikembangkan bersama Toyota dan menjanjikan peningkatan signifikan dibandingkan prototipe iX5 Hydrogen yang pernah diperkenalkan sebelumnya.
iX5 Hydrogen sebelumnya mengandalkan tumpukan sel bahan bakar di bagian depan serta dua tangki hidrogen yang mampu menghasilkan tenaga hingga 396 hp. Versi terbaru diharapkan hadir dengan teknologi lebih canggih dan efisiensi yang lebih baik.
Pilihan Mesin untuk Beragam Kebutuhan
Di sisi lain, bagi pelanggan yang tetap menginginkan mesin konvensional, X5 akan menawarkan berbagai pilihan mesin, termasuk:
- Mild-hybrid 48 volt dengan mesin bensin dan diesel 3.0 liter turbocharged straight-six.
- X5 M60 sebagai varian ICE tertinggi, menggunakan mesin turbo 3.0 liter straight-six plug-in hybrid di Eropa.
- Di pasar Amerika Serikat, X5 M60 kemungkinan akan tetap mengandalkan mesin V8 4.4 liter twin-turbo.
- Untuk model performa tinggi, iX5 M Performance diperkirakan akan memiliki tenaga lebih dari 600 hp.
BMW X5 generasi terbaru tidak hanya menawarkan peningkatan desain dan teknologi tetapi juga memberikan opsi tenaga yang lebih beragam. Dengan pilihan mesin pembakaran, listrik, hingga hidrogen, SUV ini siap memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan global. Apakah BMW X5 Hidrogen akan menjadi pionir SUV bertenaga hidrogen di masa depan? Kita tunggu gebrakannya pada 2028!
Baca berita seputar otomotif di sini JurnalLugas.Com






