JurnalLugas.Com – PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 10 Maret 2025. Langkah ini menandai awal baru bagi perseroan dalam memperluas bisnisnya di sektor otomotif.
Strategi Pertumbuhan KAQI Pasca-IPO
Direktur Utama KAQI, Imam Sujono, mengungkapkan bahwa setelah sukses menggelar penawaran umum perdana (IPO), perusahaan akan fokus pada lima strategi utama untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Peningkatan Layanan Pelanggan
KAQI berkomitmen meningkatkan kualitas layanan dengan standar bengkel resmi serta menawarkan harga yang lebih kompetitif. Tujuannya adalah memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan sekaligus meningkatkan loyalitas mereka.
Penerapan Konsep Ramah Lingkungan
Dalam setiap pengerjaan, KAQI menerapkan konsep ramah lingkungan guna mendukung keberlanjutan industri otomotif yang lebih hijau dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Penguatan Kemitraan Bisnis
KAQI berupaya menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak untuk memperluas jaringan bisnis dan menciptakan sinergi yang menguntungkan. “Kami juga ingin membangun hubungan kemitraan yang sinergi dengan berbagai pihak,” ujar Imam.
Pembukaan Lapangan Kerja Baru
Sebagai bagian dari kontribusinya terhadap sektor otomotif, KAQI menargetkan pembukaan lebih banyak lapangan pekerjaan, yang akan membantu pertumbuhan industri sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Manajemen KAQI menitikberatkan pada pengembangan SDM yang unggul, profesional, dan berkualitas agar mampu bersaing di industri otomotif yang semakin kompetitif.
KAQI Raup Dana Rp53,1 Miliar dari IPO
Dalam proses IPO, KAQI melepas 450 juta saham baru dengan harga Rp118 per saham. Dari aksi ini, perseroan berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp53,1 miliar.
Pasar merespons positif pencatatan saham KAQI. Hingga penutupan sesi pertama perdagangan di hari pertama IPO, saham KAQI melonjak 16,10 persen ke level Rp137 per saham. Kenaikan ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan perusahaan di masa mendatang.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai dunia bisnis dan investasi, kunjungi JurnalLugas.com.






