JurnalLugas.Com – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan tiga saham pada Rabu, 16 September 2026. Langkah tersebut dilakukan setelah Bursa mencermati pergerakan harga yang dinilai tidak wajar.
Tiga saham yang terkena penghentian sementara atau suspensi adalah PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), PT Semacom Integrated Tbk (SEMA), dan PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA).
BEI menyatakan suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Bursa menyebut langkah tersebut diperlukan agar pelaku pasar memiliki waktu yang cukup untuk mempertimbangkan keputusan investasinya.
Dalam pengumumannya, BEI pada intinya menyatakan penghentian sementara dilakukan terhadap UDNG, SEMA, dan ALKA pada 16 September 2026 sebagai respons terhadap pergerakan perdagangan saham ketiganya.
Pergerakan harga ketiga saham memang menunjukkan perubahan yang cukup tajam. UDNG mengalami tekanan besar sejak awal September. Dalam sepekan, saham tersebut turun sekitar 40 persen, sedangkan dalam sebulan koreksinya mencapai 62,62 persen.
Berbeda dengan UDNG, SEMA justru mencatat lonjakan. Sejak 8 September, saham SEMA naik sekitar 100 persen dalam sepekan dan menguat 143,75 persen dalam satu bulan.
Lonjakan juga terjadi pada ALKA. Saham tersebut naik 79,61 persen dalam sepekan dan melesat 183,52 persen dalam satu bulan.
Pada perdagangan terakhir Selasa, 15 September 2026, UDNG ditutup di Rp486, turun 10 persen. Sementara SEMA menguat 18,78 persen menjadi Rp234, sedangkan ALKA naik 18,88 persen ke level Rp7.400.
Suspensi ini membuat perdagangan ketiga saham tersebut untuk sementara dihentikan. Investor perlu mencermati pengumuman Bursa berikutnya terkait pembukaan kembali perdagangan masing-masing saham.
Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com
(Hans)






