Zelensky Klaim Pesawat Kepresidenan Ukraina Dua Kali Jadi Sasaran Drone Rusia

JurnalLugas.Com — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkap klaim baru terkait keselamatan penerbangannya. Ia mengatakan pesawat kepresidenan yang ditumpanginya dua kali menghadapi ancaman drone ketika melintas di wilayah Moldova dalam beberapa pekan terakhir.

Keterangan tersebut disampaikan Zelensky dalam wawancara dengan CBS News pada Selasa, 15 September 2026. Menurut dia, insiden pertama terjadi ketika pesawatnya berada di Moldova dalam perjalanan menuju Norwegia.

Bacaan Lainnya

Zelensky kemudian menyebut kejadian serupa kembali muncul saat dirinya pulang ke Ukraina melalui Chisinau. Ia mengatakan satu atau dua drone masuk ke wilayah udara Moldova ketika pesawatnya melakukan perjalanan kembali.

“Menurut Zelensky, dua kejadian itu berkaitan dengan upaya Rusia menekan dan mengintimidasi dirinya serta pemimpin asing lainnya,” demikian inti pernyataannya dalam wawancara tersebut.

Sebelumnya, Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengatakan pesawat Zelensky hampir terkena drone ketika lepas landas dari Moldova menuju Oslo pada 9 September.

Namun, sumber dari kepresidenan Ukraina saat itu memberikan penjelasan berbeda dan menyebut kejadian tersebut sebagai peringatan setelah drone Rusia memasuki wilayah udara Moldova dan Rumania.

Belum ada bukti independen yang memastikan bahwa kedua insiden tersebut secara langsung menargetkan pesawat Zelensky. Identitas drone dan tujuan operasinya juga belum dipastikan secara terbuka.

Klaim terbaru Zelensky muncul setelah sebuah drone Rusia dilaporkan menghantam kereta penumpang yang membawa sejumlah pejabat asing dalam perjalanan menuju Ukraina.

Di antara penumpang tersebut terdapat pejabat senior Eropa dan mantan Direktur CIA David Petraeus. Para penumpang kemudian dievakuasi setelah insiden tersebut.

Zelensky mengatakan belum mengetahui apakah keberadaan warga Amerika dalam kereta itu diketahui pihak yang melakukan serangan.

Ia menilai keberadaan delegasi internasional dalam satu perjalanan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan dalam penyelidikan insiden tersebut.

Pada saat yang sama, aktivitas drone di wilayah udara Eropa menjadi perhatian sejumlah negara. Pada 15 September, jet tempur NATO dilaporkan menembak jatuh sebuah drone di wilayah udara Lithuania, menurut pejabat militer Lithuania yang dikutip Associated Press melalui CBS News.

Rangkaian kejadian tersebut membuat keamanan penerbangan dan wilayah udara Eropa kembali menjadi sorotan. Namun, untuk dua insiden yang dikaitkan dengan pesawat Zelensky, informasi yang tersedia masih terutama berasal dari keterangan pihak Ukraina dan belum sepenuhnya terverifikasi secara independen.

Informasi terbaru seputar konflik internasional dan perkembangan dunia dapat dibaca di JurnalLugas.Com.

(Handoko)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  NATO Pertimbangkan Perluasan Penempatan Aset Nuklir AS di Eropa

Pos terkait