JurnalLugas.Com – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami lonjakan signifikan pada Kamis, 10 April 2025. Berdasarkan data resmi yang diakses melalui laman Logam Mulia, harga emas per gram hari ini naik tajam sebesar Rp34.000, dari Rp1.812.000 menjadi Rp1.846.000 per gram.
Kenaikan ini juga memicu peningkatan pada harga buyback (harga jual kembali), yang kini mencapai Rp1.696.000 per gram. Kenaikan tajam ini menjadi sorotan para investor dan kolektor emas, mengingat tren harga emas yang terus menanjak di tengah dinamika ekonomi global.
Harga Emas Antam Berdasarkan Pecahan
Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam yang tercatat hari ini:
- 0,5 gram: Rp973.000
- 1 gram: Rp1.846.000
- 2 gram: Rp3.632.000
- 3 gram: Rp5.423.000
- 5 gram: Rp9.005.000
- 10 gram: Rp17.955.000
- 25 gram: Rp44.762.000
- 50 gram: Rp89.445.000
- 100 gram: Rp178.812.000
- 250 gram: Rp446.765.000
- 500 gram: Rp893.320.000
- 1.000 gram: Rp1.786.600.000
Ketentuan Pajak dalam Transaksi Emas
Dalam setiap transaksi emas batangan, baik pembelian maupun penjualan kembali, konsumen harus memperhatikan ketentuan perpajakan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017.
Untuk pembelian emas batangan:
- Pemilik NPWP dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen
- Non-NPWP dikenakan tarif 0,9 persen
Pajak tersebut langsung dipotong saat transaksi dan disertai bukti potong resmi.
Untuk penjualan kembali (buyback):
- Jika nominal transaksi melebihi Rp10 juta, pemilik NPWP akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen
- Tanpa NPWP, tarif naik menjadi 3 persen
PPh ini juga langsung dipotong dari nilai total buyback yang diterima oleh penjual.
Peluang dan Pertimbangan Investor
Kenaikan harga emas ini menjadi sinyal kuat bagi para investor untuk mempertimbangkan logam mulia sebagai instrumen lindung nilai (hedging). Emas tetap menjadi salah satu aset paling stabil, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan potensi fluktuasi nilai tukar.
Namun, penting bagi setiap investor untuk memahami potongan pajak dan biaya tambahan yang melekat pada transaksi, demi merencanakan investasi secara optimal.
Sumber terpercaya seputar perkembangan harga emas dan ekonomi: JurnalLugas.Com





