Motor Listrik China Masuk RI Sinski & ZXTec Targetkan Penjualan Besar Tahun Ini

JurnalLugas.Com – Sejumlah produsen kendaraan listrik roda dua dan tiga asal Tiongkok mulai agresif membidik pasar Indonesia dengan ambil bagian dalam ajang Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2025 yang digelar hingga awal Mei di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Kehadiran mereka menandai upaya serius untuk merambah industri kendaraan ramah lingkungan yang kian tumbuh pesat di Tanah Air.

Salah satu peserta pameran, Sinski, membawa berbagai varian motor listrik dari tipe skuter hingga dual-sport. Produsen asal China ini menyebut telah menjalin komunikasi dengan sejumlah distributor lokal guna memperlancar ekspansi bisnisnya di Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Kami berharap dapat memulai peluncuran produk perdana di Indonesia pada tahun ini,” ungkap perwakilan Sinski, Selasa (29/4/2025), saat ditemui di lokasi pameran.

Baca Juga  Subsidi Motor Listrik Rp7 Juta Resmi Lanjut! Ini Jadwal dan Syarat Terbarunya

Pasar motor listrik di Indonesia memang menunjukkan tren pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan preferensi masyarakat serta meningkatnya kebutuhan transportasi pribadi dan ojek online menjadi pendorong utama. Fenomena inilah yang turut dimanfaatkan oleh Zhongxing atau ZXTec, produsen lain yang hadir di PEVS 2025.

ZXTec mencatat penjualan sekitar 10 ribu unit di Indonesia pada tahun lalu. Tahun ini, mereka menargetkan lonjakan penjualan hingga tiga kali lipat. Perusahaan ini telah mengoperasikan fasilitas perakitan di Semarang, Jawa Tengah, sejak tiga tahun lalu sebagai bentuk komitmen jangka panjang.

“Kami saat ini memiliki 15 toko resmi dan 60 mitra distributor di berbagai kota, dan ke depannya jaringan ini akan kami perluas lagi,” ujar perwakilan ZXTec.

Tak hanya roda dua, sektor kendaraan komersial roda tiga juga mendapatkan sorotan. Merek Sulida dari Provinsi Jiangsu turut berpartisipasi dengan menghadirkan delapan model kendaraan niaga, termasuk varian roda tiga dengan kotak pendingin yang cocok untuk pengiriman bahan makanan atau produk beku.

Baca Juga  Yadea Produsen Sepeda Motor Listrik China Bangun Pabrik di Karawang Wang Jinlong TKDN 90% Investasi $150 juta

Sulida menyebut telah mengekspor sekitar 200 unit ke Indonesia, yang sebagian besar digunakan sebagai kendaraan pengangkut barang dengan perlengkapan kanopi.

Dengan kehadiran merek-merek baru dari China, persaingan pasar kendaraan listrik di Indonesia dipastikan akan semakin dinamis. Dukungan infrastruktur, insentif pemerintah, serta minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan menjadi kunci kesuksesan ekspansi mereka di masa mendatang.

Untuk informasi seputar perkembangan dunia otomotif dan kendaraan listrik, kunjungi JurnalLugas.com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait