Bill Gates Murka! Elon Musk Disebut Sebabkan Kematian Anak-Anak Miskin

JurnalLugas.Com – Miliarder filantropis Bill Gates melontarkan kritik tajam terhadap Elon Musk, yang kini menjabat sebagai Kepala Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) di bawah administrasi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kritik itu muncul setelah Musk diketahui memangkas secara drastis anggaran sejumlah lembaga kemanusiaan, termasuk Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).

Gates menilai kebijakan tersebut berdampak langsung pada keselamatan anak-anak di negara-negara miskin. “Orang terkaya di dunia ikut bertanggung jawab atas kematian anak-anak termiskin di dunia,” ujar Gates dalam pernyataan resminya.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, Musk seharusnya dapat menggunakan kekayaannya untuk menjadi kekuatan positif. “Dia punya potensi untuk menjadi salah satu dermawan paling berpengaruh di dunia, namun justru memilih arah sebaliknya,” lanjut pendiri Microsoft itu.

Baca Juga  Bertemu dengan Jokowi Bos Tesla Elon Musk akan Investasi di Sektor Nikel dan Baterai Mobil Listrik

USAID Jadi Korban Pemangkasan

USAID, lembaga yang bertugas menanggulangi krisis kemanusiaan global, menjadi salah satu yang terdampak langsung oleh kebijakan pemangkasan anggaran Musk. Langkah ini disebut-sebut membahayakan upaya bantuan kemanusiaan yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Sementara Gates meluncurkan kritik, Gedung Putih memberikan pembelaan. Juru Bicara Harrison Fields menyatakan bahwa langkah Musk selaras dengan visi Presiden Trump. “Elon Musk adalah seorang patriot yang menjalankan misi Presiden untuk menghapus pemborosan, penipuan, dan penyalahgunaan dana publik,” tegasnya.

Kontras Dua Miliarder

Elon Musk, yang saat ini menduduki posisi puncak dalam daftar orang terkaya dunia, memimpin berbagai perusahaan inovatif seperti Tesla, SpaceX, X (sebelumnya Twitter), xAI, dan Neuralink. Namun, perannya dalam pemerintahan menuai kontroversi lantaran kebijakan efisiensi anggaran yang dianggap ekstrem.

Baca Juga  Starlink Layani Telepon Langsung Satelit SpaceX di Indonesia Kominfo Tegaskan Hal Ini

Di sisi lain, Bill Gates kini menduduki posisi kelima dalam daftar miliarder dunia. Setelah meninggalkan posisi puncak di Microsoft, Gates aktif dalam kegiatan filantropi melalui Bill & Melinda Gates Foundation. Ia bahkan baru-baru ini berkomitmen untuk menyumbangkan hampir seluruh kekayaannya, senilai sekitar USD200 miliar, untuk mendukung berbagai program sosial dan kesehatan global.

Salah satu fokus utamanya adalah sektor kesehatan, termasuk pengembangan vaksin tuberculosis di Indonesia, yang terus didukung melalui dana filantropi.


Untuk berita dan analisis terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait