JurnalLugas.Com – Raksasa teknologi Indonesia, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), resmi membatalkan rencana private placement atas 120,14 miliar saham Seri A, atau setara dengan maksimal 10 persen dari total modal disetor perusahaan.
Pembatalan aksi korporasi ini akan menjadi salah satu agenda dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 18 Juni 2025 mendatang.
“Dengan mempertimbangkan situasi pasar dan strategi internal, manajemen memutuskan untuk tidak melanjutkan PMTHMETD (Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu),” tulis manajemen GoTo dalam keterangannya di prospektus terbaru tertanggal Selasa, 27 Mei 2025.
Namun begitu, pihak perusahaan tidak merinci lebih lanjut alasan spesifik di balik keputusan ini. GoTo hanya menegaskan bahwa pembatalan dilakukan berdasarkan tinjauan strategis perusahaan dan kondisi pasar saat ini.
Manajemen juga menyatakan bahwa jika di masa mendatang perusahaan ingin kembali mengajukan rencana serupa, maka persetujuan ulang dari pemegang saham akan diperlukan, sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), termasuk Peraturan OJK No. 22 Tahun 2021.
Sebagai catatan, GOTO sebelumnya telah mengantongi restu pemegang saham untuk melaksanakan private placement dalam RUPSLB yang berlangsung pada 30 Agustus 2024. Aksi tersebut dirancang berlaku hingga 30 Agustus 2025.
Dana hasil aksi korporasi ini semula direncanakan akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja serta konversi utang perusahaan.
Alokasi dana yang telah disusun sebelumnya adalah sebagai berikut: 35 persen untuk kebutuhan internal GoTo, 20 persen untuk PT Dompet Anak Bangsa (DANA), 25 persen untuk PT Multifinance Anak Bangsa, serta 20 persen sisanya untuk PT GoTo Solusi Niaga (dahulu PT Multi Adiprakarsa Manunggal) dan lini bisnis groceries milik GoTo.
Dengan pembatalan ini, investor dan pelaku pasar kini menanti strategi baru GoTo dalam memperkuat struktur keuangan dan operasionalnya di tengah dinamika pasar digital yang semakin kompetitif.
Untuk berita selengkapnya seputar dunia bisnis dan korporasi, kunjungi JurnalLugas.Com.






