Istri Live TikTok Seorang Suami di Pidie Jaya Tega Jerat Leher Hingga Tewas

JurnalLugas.Com – Tragedi rumah tangga mengguncang masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Seorang pria berinisial S (54) nekat mengakhiri nyawa istrinya sendiri, H (43), karena diliputi rasa cemburu terhadap aktivitas media sosial korban. Peristiwa memilukan ini terjadi setelah korban sering melakukan siaran langsung (live) di platform TikTok.

Kapolres Pidie Jaya, AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, mengungkapkan bahwa motif utama dari tindak kejahatan ini adalah kecemburuan pelaku terhadap kebiasaan korban dalam menggunakan media sosial.

Bacaan Lainnya

“Motif pembunuhan dipicu kecemburuan terhadap korban yang sering melakukan live di TikTok,” ujar Kapolres pada Sabtu (31/5).

Kronologi Kejadian: Dari Pertengkaran hingga Maut Menjemput

Insiden mengerikan ini terjadi pada Rabu dini hari, 28 Mei 2025. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, awalnya terjadi pertengkaran antara pasangan tersebut di kediamannya. Perdebatan dipicu oleh kebiasaan sang istri yang aktif melakukan live streaming di TikTok, yang memicu kecemburuan pelaku.

Dalam kondisi emosi yang memuncak, pelaku kemudian mengambil kain sarung dan melilitkannya ke leher korban hingga korban meregang nyawa. Ironisnya, aksi keji tersebut terjadi di dalam kamar tidur mereka, disaksikan secara tidak langsung oleh anak korban yang mendengar keributan dari balik pintu tertutup.

Sang anak kemudian berusaha mendobrak pintu dan mendapati ibunya sudah tak bernyawa. Saat itu, pelaku masih berada di lokasi kejadian sebelum akhirnya melarikan diri dari rumah.

Pelaku Diringkus, Terancam 15 Tahun Penjara

Usai melarikan diri, pelaku berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Rabu malam sekitar pukul 20.30 WIB, saat sedang bersembunyi di kawasan Kecamatan Trienggadeng.

Kini, pelaku telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 338 jo Pasal 351 Ayat (3) KUHP, terkait pembunuhan dan penganiayaan berat yang menyebabkan kematian. Jika terbukti bersalah, ia terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bahwa kecemburuan yang tidak terkendali bisa berubah menjadi tragedi berdarah, terlebih dalam konteks penggunaan media sosial yang kini makin meluas di tengah masyarakat.

Untuk perkembangan lebih lanjut dan berita aktual lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Polemik 4 Pulau Sumut-Aceh Panas Hinca Panjaitan Tuding Rapidin Simbolon Salah Logika

Pos terkait