Geely Pastikan Perakitan Mobil di Indonesia Sesuai Jadwal Ini Lokasinya

JurnalLugas.Com – Produsen otomotif asal Tiongkok, Geely, menegaskan bahwa berbagai isu mengenai strategi pengembangan pabrik di sejumlah negara tidak akan memengaruhi jalannya bisnis mereka di Indonesia. Geely Auto Indonesia, sebagai perwakilan resmi di tanah air, memastikan bahwa rencana perakitan produk secara lokal tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami ingin menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar penting dan rencana perakitan produk di Indonesia tetap berjalan sesuai jadwal,” ujar pihak Geely Auto dalam keterangan resminya pada Jumat, 13 Juni 2025.

Bacaan Lainnya

Indonesia dinilai sebagai pasar strategis di luar Tiongkok, yang memainkan peranan penting dalam ekspansi global Geely. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan PT Handal Motor Indonesia (HMI), yang dipercaya sebagai mitra dalam proses perakitan kendaraan secara lokal.

Langkah konkret ini telah dimulai sejak 19 Mei 2025, di mana Geely Auto Indonesia resmi menjalankan tahap uji coba produksi lokal (Local Production Trial) di fasilitas perakitan milik HMI yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.

Baca Juga  Pabrikan Otomotif China Xpeng Rilis Desain Baru Mobil Listrik P7i Wing Edition

“Fasilitas manufaktur kemitraan Geely Auto Indonesia dan PT Handal Indonesia Motor telah berjalan sesuai rencana awal. Komitmen ini ditunjukkan dengan memulai tahap Lokal Produksi Trial di Purwakarta pada 19 Mei 2025 yang lalu sebagai langkah awal menuju produksi lokal,” jelas pernyataan resmi perusahaan.

Isu Kapasitas Global Tak Ganggu Fokus Lokal

Sebelumnya, muncul laporan bahwa Geely cenderung menahan diri dari melakukan investasi besar-besaran dalam pembangunan pabrik di beberapa negara. Kebijakan tersebut dikaitkan dengan kondisi kelebihan kapasitas secara global yang menyebabkan margin keuntungan kian menipis.

Media lokal Tiongkok, dalam laporannya pada Senin (9/6), mengungkap bahwa Geely kini lebih memilih untuk memfokuskan sumber daya pada peningkatan teknologi ketimbang ekspansi fisik. Langkah ini dianggap lebih strategis untuk memenangkan persaingan di era mobilitas masa depan.

Di sisi lain, industri otomotif Tiongkok tengah dilanda perang harga yang brutal. Beberapa produsen besar seperti BYD, Geely, hingga startup seperti Leapmotor dilaporkan memangkas harga lebih dari 70 model kendaraan hingga 20 persen hanya dalam waktu satu minggu pada akhir Mei. Fenomena ini menjadi respons atas kompetisi ketat dalam mempertahankan pangsa pasar domestik, sebagaimana dilansir oleh 21st Century Business Herald.

Meski demikian, Geely tetap optimis bahwa pasar Indonesia memiliki potensi besar dan tidak akan terdampak langsung oleh dinamika industri di Tiongkok. Komitmen menghadirkan produk berkualitas dan strategi lokalisasi produksi menjadi langkah konkret untuk memperkuat posisi Geely di pasar otomotif nasional.

Untuk informasi industri otomotif terkini dan independen lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait