JurnalLugas.Com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan Kamis pagi. IHSG terkoreksi tipis sebesar 4,73 poin atau 0,07 persen ke level 7.103,06. Pelemahan ini mencerminkan sikap wait and see investor terhadap dinamika pasar global dan regional.
Sementara itu, indeks LQ45 yang memayungi 45 saham unggulan juga turut tertekan. Indeks ini turun 2,82 poin atau 0,36 persen dan bertengger di posisi 789,94. Pelemahan pada LQ45 menunjukkan bahwa saham-saham berkapitalisasi besar turut mengalami tekanan jual sejak pembukaan sesi pertama.
Analis pasar modal memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih akan dipengaruhi oleh kekhawatiran investor terhadap arah suku bunga global serta ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada pasar komoditas dan nilai tukar rupiah.
“Sentimen global masih dominan. Pelaku pasar cenderung berhati-hati menanti rilis data ekonomi utama dari AS dan Eropa,” ungkap seorang analis pasar saham dari sekuritas lokal.
Sektor-sektor seperti keuangan, energi, dan infrastruktur diprediksi menjadi fokus investor sepanjang hari ini, seiring dengan volatilitas harga komoditas dan perkembangan kebijakan moneter dalam negeri.
Para investor disarankan untuk tetap selektif dan memperhatikan saham-saham dengan fundamental kuat di tengah fluktuasi pasar yang masih tinggi.
Untuk informasi ekonomi dan pergerakan pasar terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






