JurnalLugas.Com – Awal bulan ini, konsumen bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia disambut kabar gembira sekaligus sedikit kekecewaan. Pasalnya, harga sejumlah BBM nonsubsidi di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami penurunan dibandingkan bulan lalu, sementara harga diesel justru naik.
Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series
Berdasarkan data resmi, harga Pertamax di SPBU Pertamina kini berada di kisaran Rp12.200 per liter, turun Rp300 dari Juli yang masih di Rp12.500 per liter. Pertamax Green (RON 95) juga terkoreksi menjadi Rp13.000 per liter, dari sebelumnya Rp13.250 per liter.
Penurunan serupa terjadi pada Pertamax Turbo (RON 98) yang kini dibanderol Rp13.200 per liter dari Rp13.500 per liter. Namun, konsumen solar harus merogoh kocek lebih dalam karena Dexlite naik menjadi Rp13.850 per liter, dan Pertamina Dex menembus Rp14.150 per liter.
Rincian harga BBM Pertamina wilayah Jakarta:
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Solar Subsidi: Rp6.800/liter
- Pertamax: Rp12.200/liter
- Pertamax Turbo: Rp13.200/liter
- Pertamax Green: Rp13.000/liter
- Dexlite: Rp13.850/liter
- Pertamina Dex: Rp14.150/liter
Seorang pengelola SPBU Pertamina yang enggan disebutkan namanya mengatakan, “Penyesuaian harga ini sudah menjadi mekanisme rutin mengikuti perkembangan harga minyak dunia.”
Shell Ikut Sesuaikan Harga
SPBU Shell juga melakukan penyesuaian harga. Shell Super kini turun menjadi Rp12.580 per liter dari Rp12.810 per liter. V-Power dibanderol Rp13.050 per liter, sedangkan V-Power Nitro+ naik tipis menjadi Rp14.380 per liter. Untuk V-Power Diesel, harga justru naik menjadi Rp13.230 per liter.
Rincian harga BBM Shell:
- Super: Rp12.580/liter
- V-Power: Rp13.050/liter
- V-Power Diesel: Rp13.230/liter
- V-Power Nitro+: Rp14.380/liter
BP dan Vivo Tampilkan Pola Sama
Kondisi serupa juga terlihat di SPBU BP. BP 92 kini Rp12.550 per liter, sedangkan BP Ultimate Rp13.050 per liter. Untuk diesel, BP Ultimate Diesel tetap tinggi di Rp14.380 per liter.
Harga BBM BP:
- BP 92: Rp12.550/liter
- BP Ultimate: Rp13.050/liter
- BP Ultimate Diesel: Rp14.380/liter
Sementara itu, Vivo juga melakukan penyesuaian harga yang sejalan dengan tren pasar. Revvo 92 kini Rp12.580 per liter, dan Revvo 95 dipatok Rp13.050 per liter. Namun, Diesel Primus Plus tetap tinggi di Rp14.380 per liter.
Harga BBM Vivo:
- Revvo 90: Rp12.490/liter
- Revvo 92: Rp12.580/liter
- Revvo 95: Rp13.050/liter
- Diesel Primus Plus: Rp14.380/liter
Mengapa Diesel Naik?
Kenaikan harga diesel di tengah turunnya harga bensin bukan tanpa alasan. Analis energi menilai, hal ini dipengaruhi lonjakan permintaan bahan bakar diesel untuk sektor industri dan transportasi logistik, yang berimbas pada peningkatan harga di pasar internasional.
Pengamat migas, R. Gunawan, menuturkan bahwa harga BBM di dalam negeri memang erat kaitannya dengan pergerakan harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. “Kalau harga minyak mentah naik, apalagi untuk jenis yang digunakan pada produksi solar, dampaknya bisa langsung terasa di harga dalam negeri,” ujarnya.
Penurunan harga bensin jelas menjadi angin segar bagi pengguna kendaraan pribadi, terutama mereka yang mengandalkan BBM nonsubsidi. Namun, pelaku usaha yang bergantung pada solar mungkin harus melakukan penyesuaian biaya operasional.
Sejumlah pengemudi truk yang ditemui di kawasan Tanjung Priok mengaku terkejut dengan kenaikan harga diesel. “Solar naik lagi, ongkos kirim pasti ikut naik,” kata salah satu sopir.
Meski begitu, konsumen diimbau untuk terus memantau harga BBM setiap awal bulan, karena kebijakan penyesuaian harga dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kondisi pasar global.
Baca berita lengkap dan update lainnya di JurnalLugas.Com






