JurnalLugas.Com — Samsung kembali menyiapkan inovasi untuk ponsel seri A premium. Galaxy A57 dikabarkan akan mengusung layar OLED fleksibel, memberikan kebebasan desain lebih luas dibanding panel OLED kaku yang selama ini digunakan pada seri A5.
Sumber industri yang dikutip The Elec menyebutkan, produsen layar asal China, CSOT, kemungkinan menjadi pemasok panel OLED fleksibel untuk Galaxy A57. Namun, sumber lain menambahkan, Samsung Display pemasok utama panel seri A5 selama ini diperkirakan tetap mendominasi suplai layar untuk perangkat ini.
Penggunaan panel OLED fleksibel memungkinkan ponsel memiliki bezel lebih tipis dan desain lebih ramping, meski biaya produksinya lebih tinggi. Hal ini menjadi tren yang sudah diadopsi oleh beberapa pesaing asal China, yang menawarkan ponsel dengan panel fleksibel di kisaran harga 200 dolar AS atau sekitar Rp3,3 juta.
Sementara itu, CSOT dan BOE sebelumnya hanya memasok panel OLED dalam jumlah terbatas untuk ponsel Samsung seri M dan A, menandai bahwa Samsung mulai memperluas diversifikasi pemasok layar demi memenuhi kebutuhan inovasi desain.
Galaxy A57 sendiri diprediksi akan resmi meluncur pada Februari 2026, menjadi salah satu ponsel seri A pertama yang menggunakan panel OLED fleksibel. Pengembangan ini menunjukkan komitmen Samsung untuk terus memperkuat posisi di pasar mid-range premium dengan menghadirkan teknologi layar terbaru.
Sumber industri menekankan, “Samsung ingin memberikan pengalaman visual lebih baik dan desain lebih modern untuk pengguna Galaxy seri A,” kata narasumber yang enggan disebutkan namanya.
Informasi lebih lanjut seputar perkembangan Samsung Galaxy A57 dapat diikuti di JurnalLugas.Com.






