JurnalLugas.Com — Vivo resmi memperkenalkan dua ponsel 5G terbaru di China, yaitu Vivo Y50s 5G dan Vivo Y50e 5G, yang menyasar segmen kelas menengah dengan harga terjangkau. Kedua perangkat menawarkan desain serupa dan spesifikasi yang hampir identik, namun tetap memiliki perbedaan di beberapa fitur penting.
Kedua ponsel ini dibekali chipset MediaTek Dimensity 6300, layar LCD datar 6,74 inci dengan resolusi HD+, refresh rate 90Hz, dan kecerahan maksimal hingga 1.000 nit, menjanjikan tampilan visual yang nyaman di berbagai kondisi cahaya.
Di bagian kamera, keduanya menampilkan kamera utama 13MP yang dipadukan sensor inframerah dan LED flash, lengkap dengan fitur ring light untuk pencahayaan tambahan. Kamera depan memiliki resolusi 5MP, cukup untuk swafoto dan video call.
Daya tahan baterai menjadi salah satu daya tarik, dengan kapasitas 6.000 mAh pada kedua model. Perbedaannya, Vivo Y50s 5G mendukung pengisian cepat 44W, sementara Y50e 5G hanya mendukung 15W.
Fitur tambahan lain mencakup sertifikasi IP64 untuk ketahanan debu dan percikan air, pemindai sidik jari di sisi bodi, dukungan dual SIM, jaringan 5G, serta konektivitas Bluetooth 5.4, Wi-Fi, GPS, port USB Type-C, dan jack audio 3,5 mm.
Kedua perangkat menjalankan OriginOS 5 berbasis Android 15, dengan ketebalan 8,19 mm dan bobot 204 gram. Perbedaan lain terlihat pada jenis penyimpanan internal; Y50s 5G menggunakan UFS 2.2, sedangkan Y50e 5G masih memakai eMMC 5.1.
Untuk harga, Vivo Y50s 5G ditawarkan mulai 1.799 yuan (Rp4,3 juta) untuk varian 6GB/256GB, 1.999 yuan (Rp4,7 juta) untuk 8GB/256GB, dan 2.299 yuan (Rp5,5 juta) untuk 12GB/256GB. Sementara itu, Vivo Y50e 5G hanya tersedia dalam varian 6GB/128GB seharga 1.499 yuan (Rp3,5 juta).
Kedua ponsel hadir dalam pilihan warna Diamond, Platinum, dan Sky Blue, siap menarik minat konsumen muda yang menginginkan ponsel 5G hemat namun bertenaga.
Baca berita teknologi di JurnalLugas.Com






