JurnalLugas.Com — Pasar smartphone kelas menengah premium di Indonesia kembali memanas setelah Poco resmi menghadirkan Poco X8 Pro Max sebagai amunisi terbarunya. Diluncurkan di Jakarta, Kamis (2/4/2026), perangkat ini langsung menargetkan pengguna yang menginginkan performa setara flagship tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Dalam sesi peluncuran, Manajer Pemasaran Produk Poco Indonesia, Satryo Sidhi Rahmat, menegaskan bahwa perangkat ini dirancang sebagai kombinasi optimal antara kekuatan prosesor, efisiensi pendinginan, dan kecepatan penyimpanan. Ia menyebut, “Kami ingin menghadirkan performa ekstrem yang tetap stabil untuk berbagai kebutuhan, mulai dari gaming hingga multitasking berat.”
Sorotan utama dari Poco X8 Pro Max terletak pada debut chipset anyar Dimensity 9500s yang dikembangkan oleh MediaTek. Dibangun dengan teknologi fabrikasi 3nm, prosesor ini mencatat skor AnTuTu tembus 3.085.998—angka yang biasanya hanya ditemui pada ponsel flagship.
Kinerja tersebut semakin diperkuat dengan RAM LPDDR5X berkecepatan 9600 Mbps dan penyimpanan UFS 4.1, memastikan respons perangkat tetap gesit dalam berbagai skenario penggunaan. Poco juga menyematkan fitur WildBoost Optimization yang bekerja secara adaptif untuk menjaga kestabilan frame rate, khususnya saat bermain gim berat.
Untuk menjaga suhu tetap terkendali, perangkat ini dibekali sistem pendingin Poco 3D IceLoop Cooling System dengan luas 5.800 mm². Teknologi ini diklaim mampu menurunkan suhu chipset hingga 3 derajat Celsius, sehingga performa tetap konsisten dalam penggunaan intensif.
Di sektor daya, Poco X8 Pro Max mengusung baterai besar 8.500mAh berbasis silicon-carbon. Kapasitas ini memungkinkan penggunaan panggilan hingga 74 jam, gaming hingga 15 jam, serta video call selama 16 jam. Dukungan pengisian cepat 100W HyperCharge dan 27W reverse charging turut melengkapi, memungkinkan perangkat ini juga berfungsi sebagai sumber daya untuk gadget lain.
Sistem kamera menjadi nilai jual berikutnya. Sensor utama 50MP Light Fusion 600 OIS dipadukan dengan fitur kreatif seperti UltraSnap dan AI Creativity Assistant, memungkinkan pengguna menangkap objek bergerak dengan presisi tinggi sekaligus melakukan penyuntingan berbasis kecerdasan buatan.
Desainnya pun tampil beda dengan sentuhan tema balap pada modul kamera. Lampu Dynamic RGB yang mengelilingi kamera memberikan efek visual interaktif, baik untuk notifikasi maupun sinkronisasi musik.
Pada bagian layar, Poco menyematkan panel seluas 6,83 inci dengan tingkat kecerahan mencapai 3.500 nits. Panel M10 yang digunakan tidak hanya menghadirkan tampilan tajam dan cerah, tetapi juga efisien dalam konsumsi daya. Teknologi 3840Hz PWM dimming serta sertifikasi TÜV Rheinland memastikan kenyamanan mata saat digunakan dalam waktu lama.
Keamanan perangkat ditingkatkan melalui sensor sidik jari ultrasonik yang responsif. Sementara di sektor audio, speaker ganda simetris dengan dukungan Hi-Res Audio dan Dolby Atmos menghadirkan pengalaman suara imersif, bahkan dengan peningkatan volume hingga 400 persen.
Dari sisi desain, Poco X8 Pro Max mengusung material premium berupa rangka metal dan bagian belakang fiberglass. Perlindungan Corning Gorilla Glass 7i serta sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K memastikan ketahanan terhadap air dan debu dalam berbagai kondisi ekstrem.
Poco X8 Pro Max hadir dalam tiga pilihan warna—putih, hitam, dan biru—dengan dua varian memori, yakni 12GB/256GB seharga Rp6.099.000 dan 12GB/512GB seharga Rp6.599.000.
Dengan spesifikasi yang ditawarkan, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu “game changer” di kelas harga Rp6 jutaan, terutama bagi pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa kompromi.
Baca selengkapnya di JurnalLugas.Com
(WN)






