JurnalLugas.Com — Penjualan SUV premium Hyundai Palisade diperintahkan untuk dihentikan sementara setelah terungkap adanya potensi masalah serius pada sistem airbag tirai samping, yang berisiko mengembang tidak sesuai standar saat terjadi kecelakaan.
Masalah ini dilaporkan terjadi pada 568.576 unit Hyundai Palisade produksi model tahun 2020 hingga 2025. Sementara itu, Palisade versi desain ulang terbaru dipastikan tidak termasuk dalam daftar kendaraan terdampak.
Berdasarkan laporan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA), sebuah unit Palisade tahun 2025 gagal memenuhi uji kepatuhan keselamatan rutin. Dalam pengujian tersebut, tercatat adanya perpindahan sandaran kepala di baris ketiga yang melebihi ambang batas kinerja maksimum 3,9 inci atau 100 milimeter.
“Pergerakan yang melampaui standar ini berpotensi meningkatkan risiko cedera penumpang saat tabrakan,” tulis NHTSA dalam ringkasan penyelidikannya.
Tak berhenti di situ, NHTSA kembali melakukan pengujian lanjutan pada November 2025 dan memperoleh hasil yang konsisten, sehingga penyelidikan resmi terus berlanjut. Menyikapi temuan tersebut, Hyundai kemudian melakukan pengujian internal secara mandiri dengan melibatkan beberapa varian Palisade.
Hasilnya, pabrikan asal Korea Selatan itu mengakui bahwa dalam kondisi tertentu, kendaraan tidak sepenuhnya memenuhi Standar Keselamatan Kendaraan Bermotor Federal, khususnya terkait risiko penumpang terlempar akibat fungsi airbag tirai samping baris ketiga.
Hyundai menyatakan saat ini tengah menyiapkan solusi teknis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Namun, perusahaan juga menegaskan bahwa seluruh kendaraan yang ditarik kembali diyakini memiliki potensi cacat serupa, sehingga langkah pencegahan harus segera diterapkan.
Sebagai tindak lanjut, Hyundai resmi memberlakukan perintah penghentian penjualan (stop sale) untuk unit-unit yang terdampak. Tercatat 633 unit Hyundai Palisade saat ini tertahan di dealer, dan tidak boleh dipasarkan hingga perbaikan dinyatakan tuntas.
“Kami memprioritaskan keselamatan pelanggan dan akan memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar sebelum kembali dijual,” ujar perwakilan Hyundai secara singkat.
Konsumen yang telah memiliki Palisade model tahun terkait diimbau untuk memantau pengumuman resmi dari Hyundai dan NHTSA terkait langkah perbaikan serta prosedur penanganan selanjutnya.
Baca berita otomotif dan investigasi industri lainnya di:
https://JurnalLugas.Com






