JurnalLugas.Com – Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, menegaskan bahwa Teheran memiliki “banyak kejutan yang telah disiapkan” untuk Amerika Serikat (AS), menanggapi serangkaian operasi militer yang dilakukan Washington dan sekutunya di Timur Tengah.
Dalam unggahan di platform media sosial X pada Senin (9/3), Araghchi mengejek nama sandi serangan AS, Operasi Epic Fury, dengan menyebutnya “Operasi Kesalahan Epik”. Dia menyoroti dampak ekonomi dari operasi tersebut, menyebut bahwa sembilan hari setelah serangan, harga minyak naik dua kali lipat dan berbagai komoditas melonjak tajam.
“Kami memahami bahwa AS merencanakan serangan terhadap situs minyak dan nuklir kami untuk mencoba menahan guncangan inflasi global,” ujar Araghchi, menambahkan bahwa Iran sepenuhnya siap menghadapi setiap plot dari AS.
Ketegangan meningkat sejak 28 Februari ketika Israel dan AS melancarkan serangan gabungan terhadap Teheran dan sejumlah kota di Iran, yang menewaskan beberapa tokoh militer senior dan warga sipil. Menurut laporan, serangan itu termasuk target terhadap Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, meski klaim kematian Khamenei masih menjadi kontroversi internasional.
Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan drone ke pangkalan militer AS dan Israel di kawasan Timur Tengah. Konflik ini memicu kekhawatiran global terkait stabilitas pasar energi, mengingat pentingnya Selat Hormuz sebagai jalur utama ekspor minyak.
Para analis menekankan bahwa eskalasi ini bisa memicu gejolak ekonomi lebih luas, terutama pada harga energi dan logistik regional. Sementara itu, Araghchi menekankan bahwa Iran akan menghadapi setiap ancaman dengan strategi tersendiri, sambil memantau respons AS secara ketat.
Situasi ini menunjukkan bahwa konflik regional bukan hanya masalah militer, tetapi juga berdampak signifikan pada ekonomi global dan kestabilan pasar minyak. Dengan kesiapan Iran yang diumumkan secara terbuka, dinamika geopolitik di Timur Tengah diperkirakan akan terus menjadi sorotan internasional.
Baca selengkapnya di JurnalLugas.Com
(WN)






