Iran Pasokan BBM Tetap Aman di Tengah Ancaman Serangan AS-Israel, Harga Minyak Naik

JurnalLugas.Com — Pemerintah Iran memastikan ketersediaan bahan bakar nasional tetap aman meskipun ketegangan dengan Amerika Serikat dan Israel semakin meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Menteri Perminyakan Iran, Mohsen Paknejad, menegaskan bahwa langkah-langkah strategis telah disiapkan untuk menjaga stabilitas pasokan energi di dalam negeri. Ia menyebut pemerintah telah mengantisipasi berbagai skenario, termasuk dampak dari potensi eskalasi militer.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangannya, Paknejad menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap distribusi bahan bakar. “Pasokan tetap terkendali dan sistem distribusi berjalan normal,” ujarnya singkat.

Ia juga menyoroti perubahan signifikan dalam kebijakan penjualan minyak Iran. Diskon yang sebelumnya diberikan untuk menarik pembeli internasional kini mulai dikurangi. Kondisi ini justru berdampak pada kenaikan harga jual rata-rata minyak Iran di pasar global.

Baca Juga  Ini Daftar Pangkalan Militer Amerika di Timur Tengah Lengkap Jumlah Pasukan dan Alutsista

Menurutnya, tren tersebut mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap minyak Iran meski tekanan geopolitik masih tinggi. “Harga rata-rata penjualan menunjukkan penguatan yang cukup tajam,” tambahnya.

Ketegangan memuncak setelah pernyataan dari Presiden AS, Donald Trump, yang menyebut kemungkinan serangan terhadap berbagai fasilitas vital Iran. Target yang disebut mencakup pembangkit listrik, sumur minyak, hingga instalasi pengolahan air di Pulau Kharg.

Sebelumnya, pada akhir Februari, serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel ke sejumlah wilayah Iran, termasuk Teheran, dilaporkan menimbulkan kerusakan infrastruktur serta korban jiwa dari kalangan sipil.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan ke beberapa titik strategis di wilayah Israel dan fasilitas militer milik AS di kawasan Timur Tengah. Aksi saling serang ini semakin mempertegas eskalasi konflik yang berpotensi meluas.

Baca Juga  Trump Ngotot Ultimatum Iran, Tak Ada Kesepakatan Tanpa Penyerahan Tanpa Syarat

Sejumlah analis menilai, kondisi ini dapat memicu ketidakstabilan pasar energi global. Namun demikian, kepastian dari pemerintah Iran terkait pasokan domestik dinilai mampu meredam kekhawatiran jangka pendek, khususnya di sektor energi.

Dengan situasi yang masih dinamis, perhatian dunia kini tertuju pada perkembangan konflik dan dampaknya terhadap harga minyak serta stabilitas ekonomi global.

Baca selengkapnya di: https://JurnalLugas.Com

(SF)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait