JurnalLugas.Com — Vivo Indonesia kembali memperkuat lini ponsel kelas menengah dengan meluncurkan Vivo Y31d Pro, perangkat yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan pengguna dengan mobilitas tinggi. Fokus utamanya jelas: daya tahan ekstrem, performa stabil, dan fitur cerdas yang menunjang produktivitas tanpa henti.
Peluncuran yang digelar di Jakarta pada 13 April 2026 menegaskan arah baru strategi Vivo tidak sekadar menghadirkan smartphone, tetapi solusi untuk gaya hidup “always on”.
Public Relations Manager Vivo Indonesia, Alexa Tiara, menegaskan bahwa riset pengguna menjadi fondasi utama pengembangan perangkat ini. Ia menyebut, salah satu masalah paling krusial adalah baterai yang habis di saat penting.
“Dalam kondisi tertentu, baterai bukan lagi fitur tambahan, tapi fondasi utama agar aktivitas tetap berjalan,” ujarnya.
Baterai 7000mAh: Tahan Lama Bahkan di Situasi Kritis
Keunggulan utama Vivo Y31d Pro terletak pada baterai jumbo 7000mAh yang dirancang untuk penggunaan intensif. Bahkan saat daya tersisa 10 persen, pengguna masih dapat mengakses navigasi hingga tiga jam.
Menariknya, perangkat ini juga dilengkapi mode darurat yang memungkinkan panggilan tetap dilakukan meski baterai sudah mencapai nol persen fitur yang jarang ditemui di kelasnya.
Tak hanya itu, Vivo menjanjikan ketahanan baterai jangka panjang hingga enam tahun dengan kondisi kesehatan tetap di kisaran 80 persen. Dalam mode siaga penuh, ponsel ini bahkan mampu bertahan hingga 14 hari.
Untuk pengisian daya, teknologi 90W FlashCharge memungkinkan baterai terisi penuh hanya dalam 58 menit ideal bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Tangguh di Segala Kondisi: Dari Air hingga Suhu Ekstrem
Vivo Y31d Pro bukan hanya soal daya tahan baterai. Perangkat ini juga dirancang untuk menghadapi kondisi ekstrem dengan sertifikasi IP68 hingga IP69+.
Artinya, ponsel ini mampu bertahan di dalam air hingga kedalaman 1,5 meter selama 30 menit, bahkan tetap berfungsi di suhu dingin hingga minus 10 derajat Celsius.
Perlindungan fisiknya diperkuat dengan Guardian Glass dan struktur bodi yang telah melalui uji standar militer serta sertifikasi SGS bintang lima. Dalam pengujian, perangkat ini diklaim mampu bertahan dari jatuh hingga ketinggian 15 meter.
Performa Stabil dengan AI dan Snapdragon
Dari sisi performa, Vivo Y31d Pro dibekali chipset Qualcomm Snapdragon 685 berbasis fabrikasi 6nm yang efisien namun tetap bertenaga.
Product Manager Y Series, Gilang Pamenan, menjelaskan bahwa perangkat ini juga membawa sistem operasi OriginOS 6.0 yang sebelumnya digunakan pada lini flagship.
Antarmuka baru seperti Origin Island memberikan pengalaman penggunaan yang lebih intuitif dan responsif, ditambah fitur AI yang membantu efisiensi aktivitas harian.
Kamera 50MP dan Fitur AI Editing Canggih
Untuk fotografi, Vivo Y31d Pro mengandalkan kamera utama 50MP AI dengan sudut pandang luas. Pengguna dapat menangkap lebih banyak objek dalam satu frame tanpa kehilangan detail penting.
Fitur AI Magic Move menjadi salah satu inovasi menarik, memungkinkan pengguna memindahkan objek dalam foto dengan hasil tetap terlihat alami fitur yang semakin relevan di era konten visual.
Desain Stylish dan Harga Kompetitif
Dari segi desain, Vivo mengusung konsep Satin 3D dengan pilihan warna hitam permata dan putih satin yang memberikan kesan elegan sekaligus modern.
Perangkat ini tersedia dalam tiga varian:
- 6GB/128GB: Rp4.299.000
- 8GB/128GB: Rp4.899.000
- 8GB/256GB: Rp5.499.000
Selama masa pre-order 13–16 April 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan cashback Rp300.000 serta bonus TWS Vivo Buds Air3.
Dengan kombinasi baterai besar, ketahanan ekstrem, dan fitur AI modern, Vivo Y31d Pro tampil sebagai perangkat yang menyasar pengguna aktif yang membutuhkan keandalan tanpa kompromi.
Langkah ini memperlihatkan bahwa persaingan smartphone kini tidak lagi sekadar soal spesifikasi, tetapi bagaimana perangkat mampu bertahan dan beradaptasi dengan kebutuhan dunia nyata.
Baca berita teknologi lainnya di JurnalLugas.Com
(TT)






