Empat Pembunuhan Dumaris Denny Waty Sitio Ditangkap di Sumut

Penangkapan borgol tangkap
Foto : Ilustrasi Penangkapan dengan Borgol

JurnalLugas.Com — Aparat dari Polda Riau berhasil mengungkap perkembangan penting dalam kasus pembunuhan seorang ibu rumah tangga yang menggegerkan warga Kota Pekanbaru. Empat orang terduga pelaku telah diringkus dalam operasi penangkapan lintas provinsi di wilayah Sumatera Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Riau, Zahwani Pandra, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut para pelaku langsung dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Bacaan Lainnya

“Penangkapan dilakukan di Sumatera Utara dan saat ini para terduga sudah diamankan,” ujar Pandra dalam keterangan, Sabtu (2/5/2026).

Pemeriksaan Intensif dan Pendalaman Motif

Saat ini, tim penyidik gabungan dari Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau tengah melakukan pemeriksaan intensif. Fokus utama penyelidikan adalah mengungkap motif di balik aksi keji tersebut, sekaligus memastikan peran masing-masing pelaku.

Baca Juga  Pembacokan Brutal di Bekasi, Pria Tewas Usai Pulang Nongkrong di Babelan

Pandra menegaskan, proses hukum masih berjalan dan pihaknya berkomitmen mengusut kasus ini secara menyeluruh. “Pendalaman dilakukan untuk melengkapi unsur pidana dan mengungkap latar belakang kejadian,” katanya.

Korban Ditemukan Tewas di Rumah Sendiri

Korban diketahui bernama Dumaris Denny Waty Sitio, seorang ibu rumah tangga yang ditemukan tidak bernyawa di kediamannya di kawasan Jalan Kurnia II, Kelurahan Limbungan Baru, Kecamatan Rumbai, Pekanbaru.

Penemuan jasad korban sebelumnya sempat memicu kekhawatiran warga sekitar, mengingat kondisi rumah yang menunjukkan adanya dugaan tindak kekerasan.

Baca Juga  Oknum Polisi Bungo Tersangka Pembunuhan Dosen Cantik, Motif Asmara Jadi Pemicu

Dugaan Perampokan Mengiringi Aksi Pembunuhan

Selain dugaan pembunuhan, aparat juga menemukan indikasi tindak pidana lain berupa pencurian. Sejumlah barang berharga milik korban dilaporkan hilang, termasuk cincin emas, uang tunai sekitar 400 dolar Singapura, serta beberapa perangkat elektronik.

Polisi menduga kuat aksi pembunuhan ini berkaitan dengan motif ekonomi, namun hal tersebut masih dalam tahap verifikasi penyidik.

Untuk informasi berita terbaru dan laporan mendalam lainnya, kunjungi https://JurnalLugas.Com

(BW)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait