Meteran PLN Tua Bisa Bikin Tagihan Membengkak? Ini Faktanya

JurnalLugas.Com — Banyak pelanggan listrik rumah tangga mulai mempertanyakan kondisi meteran listrik lama yang masih terpasang di rumah mereka. Kekhawatiran muncul setelah sejumlah warga mengaku tagihan listrik tiba-tiba meningkat tanpa perubahan pemakaian yang signifikan. Lalu, benarkah meteran PLN tua bisa membuat tagihan listrik membengkak?

Faktanya, kondisi meteran listrik yang sudah berusia lama memang dapat memengaruhi akurasi pencatatan konsumsi daya. Meski tidak selalu menyebabkan lonjakan tagihan, perangkat yang mulai aus berpotensi mengalami gangguan teknis yang membuat perhitungan energi listrik menjadi tidak optimal.

Bacaan Lainnya

Pengamat kelistrikan dari kalangan teknisi energi, Budi Santoso, mengatakan meteran analog yang telah digunakan bertahun-tahun biasanya mengalami penurunan sensitivitas komponen.

“Perangkat mekanis yang terus bekerja dalam waktu lama bisa mengalami keausan. Jika tidak dicek berkala, pembacaan listrik dapat menjadi tidak stabil,” ujarnya.

Meteran listrik generasi lama umumnya masih menggunakan sistem elektromekanis dengan piringan berputar. Seiring usia pemakaian, debu, kelembapan, hingga faktor panas dapat memengaruhi performa alat tersebut. Dalam beberapa kasus, putaran meteran bisa menjadi lebih cepat atau justru melambat akibat gangguan internal.

Baca Juga  Kode Matikan Bunyi Meteran Token PLN, Begini Cara Aman dan Resminya

PLN sendiri secara berkala melakukan penggantian meteran lama ke meteran digital atau smart meter untuk meningkatkan akurasi pencatatan konsumsi listrik pelanggan. Selain lebih presisi, meteran modern juga dinilai lebih aman dan memudahkan pemantauan penggunaan energi.

Menurut penjelasan petugas layanan pelanggan PLN, lonjakan tagihan listrik tidak selalu berasal dari meteran bermasalah. Faktor penggunaan alat elektronik berdaya besar, kebocoran instalasi listrik, hingga kebiasaan menyalakan perangkat selama 24 jam juga menjadi penyebab utama konsumsi listrik meningkat.

“Pelanggan sebaiknya rutin memeriksa instalasi rumah dan mencatat pemakaian listrik bulanan agar bisa membandingkan pola konsumsi,” kata seorang petugas PLN dalam sosialisasi layanan pelanggan.

Selain itu, meteran lama yang mulai rusak biasanya menunjukkan tanda-tanda tertentu. Di antaranya angka display tidak stabil, suara dengung berlebihan, piringan berputar tidak normal, atau kWh meter sering mengalami gangguan. Jika menemukan kondisi tersebut, pelanggan disarankan segera melapor ke PLN untuk pemeriksaan resmi.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak mencoba membongkar atau memperbaiki meteran sendiri karena dapat berisiko korsleting dan melanggar aturan ketenagalistrikan. Pemeriksaan wajib dilakukan oleh petugas resmi demi menjaga keamanan instalasi listrik rumah.

Baca Juga  Listrik Boros Padahal Alat di Rumah Sedikit? Ini Penyebab Sering Tidak Disadari

Di sisi lain, penggunaan meteran digital dinilai menjadi solusi jangka panjang untuk meminimalkan kesalahan pencatatan tagihan. Teknologi ini mampu mencatat pemakaian listrik secara real-time dan lebih transparan bagi pelanggan.

Bagi pelanggan yang merasa tagihan listrik tiba-tiba melonjak tanpa sebab jelas, PLN menyediakan layanan pengaduan dan pengecekan meteran. Proses pemeriksaan biasanya dilakukan untuk memastikan apakah terdapat gangguan teknis pada alat ukur atau justru peningkatan konsumsi listrik di dalam rumah.

Dengan memahami kondisi meteran listrik dan pola penggunaan energi, masyarakat dapat lebih bijak mengontrol konsumsi daya sekaligus menghindari lonjakan tagihan yang tidak diinginkan.

Baca informasi menarik lainnya di JurnalLugas.Com

(Wening)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait