JurnalLugas.Com — Harga emas batangan produksi PT Antam Tbk atau Logam Mulia kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu pagi, 13 Mei 2026. Pelemahan harga terjadi seiring pergerakan pasar emas global yang masih fluktuatif dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pembaruan harga terbaru, emas Antam turun Rp20.000 per gram dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kini harga logam mulia tersebut berada di level Rp2.839.000 per gram.
Tidak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga ikut mengalami penurunan menjadi Rp2.656.000 per gram.
Analis pasar komoditas, Dimas Prakoso, menilai koreksi harga emas dipengaruhi sentimen pasar global yang mulai merespons pergerakan dolar Amerika Serikat dan kebijakan suku bunga bank sentral.
“Pergerakan emas masih sangat sensitif terhadap kondisi ekonomi global dan arah kebijakan moneter,” ujarnya.
Meski turun, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang diminati masyarakat karena dianggap relatif aman untuk lindung nilai jangka panjang.
Harga emas Antam sendiri dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika perdagangan logam mulia dunia dan kurs mata uang.
Selain harga, investor juga perlu memperhatikan ketentuan pajak dalam transaksi emas batangan. Sesuai aturan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.
Besaran pajak buyback ditetapkan sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Potongan pajak tersebut langsung dipotong dari total transaksi buyback.
Sementara untuk pembelian emas batangan, pembeli juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP.
Berikut rincian harga emas Antam terbaru:
- 0,5 gram: Rp1.469.500
- 1 gram: Rp2.839.000
- 2 gram: Rp5.618.000
- 3 gram: Rp8.402.000
- 5 gram: Rp13.970.000
- 10 gram: Rp27.885.000
- 25 gram: Rp69.587.000
- 50 gram: Rp139.095.000
- 100 gram: Rp278.112.000
- 250 gram: Rp695.015.000
- 500 gram: Rp1.389.820.000
- 1.000 gram: Rp2.779.600.000
Pelaku pasar saat ini masih memantau arah pergerakan harga emas dunia yang diperkirakan tetap volatil di tengah ketidakpastian ekonomi global dan perkembangan geopolitik internasional.
Baca berita ekonomi dan investasi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com
(William)






