IHSG Dibuka Menguat di Awal Pekan, Saham Unggulan Ikut Melonjak

Bursa Efek Indonesia (BEI)
Bursa Efek Indonesia (BEI)

JurnalLugas.Com — Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia pada Senin pagi, 25 Mei 2026, dibuka di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG bergerak menguat sejak awal sesi perdagangan seiring meningkatnya optimisme pelaku pasar terhadap kondisi ekonomi dan sentimen global.

IHSG tercatat naik 25,60 poin atau sekitar 0,42 persen ke level 6.187,65 pada pembukaan perdagangan. Kenaikan tersebut menunjukkan minat investor yang mulai kembali masuk ke pasar saham setelah pergerakan fluktuatif dalam beberapa hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Tak hanya IHSG, kelompok saham unggulan yang tergabung dalam indeks LQ45 juga mengalami penguatan. Indeks saham unggulan tersebut naik 3,05 poin atau sekitar 0,49 persen ke posisi 623,49.

Penguatan pasar saham pada awal pekan ini disebut dipengaruhi kombinasi sentimen positif dari dalam maupun luar negeri. Pelaku pasar dinilai mulai merespons stabilitas ekonomi domestik serta perkembangan kondisi geopolitik global yang relatif lebih terkendali.

Baca Juga  Saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) Melejit, Rumor Akuisisi Pabrik Mayne Pharma Australia Bikin Investor Panas Dingin

Analis pasar modal, Reza Pratama, mengatakan penguatan IHSG menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek pasar Indonesia masih cukup terjaga.

“Investor melihat ada peluang penguatan lanjutan, terutama jika sentimen eksternal tetap stabil dan nilai tukar rupiah tidak mengalami tekanan besar,” ujarnya.

Menurutnya, saham-saham sektor perbankan, energi dan konsumsi masih menjadi perhatian utama investor pada perdagangan awal pekan ini. Aktivitas beli mulai meningkat sejak sesi pembukaan setelah pasar menunjukkan tren positif dalam beberapa sektor unggulan.

Di sisi lain, pelaku pasar juga menanti sejumlah data ekonomi global yang diperkirakan dapat memengaruhi arah investasi dalam beberapa hari ke depan. Faktor suku bunga Amerika Serikat, harga komoditas dunia dan kondisi geopolitik masih menjadi perhatian investor asing.

Pengamat ekonomi pasar, Dimas Wirawan, menilai penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan menjadi sinyal positif meski pasar tetap perlu mewaspadai potensi volatilitas.

Baca Juga  IHSG Tembus 6.932 di Awal Pekan Saham Unggulan Mulai Menguat

“Pasar saham masih sangat sensitif terhadap sentimen global. Namun penguatan di awal perdagangan memberi gambaran bahwa investor mulai kembali optimistis,” katanya.

Pergerakan IHSG dalam beberapa waktu terakhir memang cenderung dinamis seiring perubahan arus modal asing dan perkembangan ekonomi internasional. Meski demikian, sejumlah analis memperkirakan pasar saham domestik masih memiliki peluang melanjutkan tren penguatan apabila kondisi eksternal tetap mendukung.

Investor juga diimbau tetap mencermati pergerakan pasar secara hati-hati dan memperhatikan fundamental emiten sebelum mengambil keputusan investasi.

Informasi ekonomi dan pasar saham terbaru lainnya dapat diakses melalui JurnalLugas.Com

(Hans)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait