Cara Cek Desil Bansos Pakai NIK KTP, Ini Penjelasan Lengkap Kategori Penerima Bantuan

JurnalLugas.Com — Pemerintah terus memperbarui sistem penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. Salah satu langkah yang dilakukan Kementerian Sosial (Kemensos) adalah memperkuat pendataan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), termasuk pengelompokan masyarakat berdasarkan kategori desil.

Bagi keluarga penerima manfaat (KPM), memahami posisi desil menjadi hal penting karena status tersebut menentukan peluang menerima bantuan sosial dari pemerintah. Penyaluran bansos saat ini lebih diprioritaskan kepada masyarakat dalam kelompok Desil 1 hingga Desil 4.

Bacaan Lainnya

Kemensos menegaskan bahwa proses validasi data dilakukan secara berkala untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, masyarakat diminta rutin memantau status datanya agar tidak kehilangan hak menerima bantuan.

Apa Itu Desil dalam Data Bansos?

Desil merupakan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan masyarakat yang dibagi menjadi 10 kategori. Pengelompokan ini digunakan pemerintah untuk menentukan prioritas penerima program bantuan sosial.

Semakin kecil angka desil, maka kondisi ekonomi masyarakat dinilai semakin rentan. Sebaliknya, desil tinggi menunjukkan kondisi ekonomi lebih stabil sehingga tidak masuk prioritas bansos rutin.

Berikut rincian kategori desil penerima bansos:

Desil 1: Sangat Miskin

Kelompok ini masuk kategori miskin ekstrem dan menjadi prioritas utama penerima bantuan pemerintah.

Baca Juga  Luhut Ada Dapat Bansos 3 Sekaligus, Penyaluran Tak Tepat Sasaran

Desil 2: Miskin

Masyarakat dalam kelompok ini masih menjadi sasaran utama program bansos Kemensos.

Desil 3: Hampir Miskin

Kelompok dengan kondisi ekonomi yang mulai membaik, namun masih rawan terdampak kesulitan finansial.

Desil 4: Rentan Miskin

Masyarakat yang ekonominya relatif cukup tetapi masih rentan mengalami penurunan kesejahteraan.

Desil 5: Menengah Bawah

Kelompok ekonomi menengah ke bawah yang lebih stabil. Peluang menerima bantuan masih ada, namun sifatnya terbatas dan tidak menjadi prioritas utama.

Desil 6 hingga 10: Menengah hingga Sejahtera

Kategori ini dianggap memiliki kondisi ekonomi cukup hingga mapan sehingga umumnya tidak masuk penerima bansos reguler.

Cara Cek Desil Bansos Menggunakan NIK KTP

Masyarakat kini dapat mengecek status desil secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP. Pengecekan bisa dilakukan melalui situs resmi maupun aplikasi milik Kemensos.

1. Cek Desil Lewat Website Resmi Kemensos

Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka laman resmi cek bansos Kemensos.
  • Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
  • Ketik kode captcha yang muncul di layar.
  • Klik tombol “Cari Data”.
  • Sistem akan menampilkan informasi status penerima bansos, kategori desil, hingga pencairan bantuan.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengetahui apakah masih terdaftar sebagai penerima bantuan sosial atau tidak.

2. Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos

Selain website, Kemensos juga menyediakan layanan melalui aplikasi mobile.

Baca Juga  Bantuan Beras 20 Kg Cair Juli Ini Daftar Penerima dan Cara Penyalurannya

Cara penggunaannya sebagai berikut:

  • Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Play Store atau App Store.
  • Buka aplikasi dan login menggunakan akun yang telah didaftarkan.
  • Jika belum memiliki akun, lakukan registrasi dengan memasukkan data pribadi termasuk NIK KTP.
  • Setelah berhasil masuk, pilih menu profil untuk melihat kategori desil dan status bansos.

Aplikasi ini memudahkan masyarakat memantau perubahan data secara berkala tanpa harus datang ke kantor terkait.

Pentingnya Memantau Status Desil

Perubahan kondisi ekonomi dan hasil verifikasi lapangan dapat memengaruhi status desil seseorang. Karena itu, masyarakat diimbau aktif memeriksa data secara rutin agar tidak kehilangan akses bantuan sosial.

Jika ditemukan ketidaksesuaian data atau status penerima bantuan hilang, masyarakat dapat segera melapor kepada pemerintah daerah, pendamping sosial, maupun pihak terkait agar dilakukan pembaruan data.

Dengan sistem pendataan yang semakin terintegrasi, pemerintah berharap penyaluran bansos dapat berjalan lebih transparan, tepat sasaran, dan membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Baca informasi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com

(Kardi)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait