Korban Judi Online Diberi Bansos Trubus Rahardiansyah Tidak Efektif

JurnalLugas.Com – Trubus Rahardiansyah, seorang pengamat kebijakan publik, mengusulkan agar pemerintah menyediakan tempat pengembangan minat bagi korban judi daring. Ia berpendapat bahwa langkah ini lebih efektif dibandingkan memberikan bantuan sosial (bansos) kepada mereka.

Menurut Trubus, banyak korban judi daring berada pada usia produktif dan memiliki keterampilan tinggi di bidang teknologi. Oleh karena itu, ia menyarankan agar pemerintah memanfaatkan keterampilan tersebut dengan menyediakan tempat pengembangan minat yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan dan produktivitas mereka.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Masuk Sekolah Jam 6 di Jabar DPR Kritik Dedi Mulyadi

“Saya mengapresiasi upaya pemerintah dalam menekan kebiasaan buruk penggunaan judi daring. Namun, untuk bansos, pemerintah harus berpikir dua kali,” kata Trubus pada Jumat (14/6/2024).

Trubus khawatir, jika jumlah korban judi daring terus bertambah, hal ini akan menjadi beban berkelanjutan bagi negara. Ia menyoroti pentingnya penggunaan dana APBN secara bijaksana agar tidak menimbulkan dampak buruk di masa depan.

Selain itu, Trubus juga menyoroti asal-usul judi daring yang kerap kali berasal dari gim tidak bertanggung jawab. Meskipun pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), telah berulang kali mencoba menghapus gim tersebut, namun gim tersebut selalu muncul kembali.

Baca Juga  Cair Mulai Desember, Daftar Bansos Akhir Tahun, Wajib Dicek, BLT–PKH Naik dan Dicairkan Cepat

Dengan demikian, Trubus menekankan pentingnya langkah yang lebih strategis dan berkelanjutan dalam menangani masalah judi daring. Salah satunya adalah dengan mengembangkan tempat pengembangan minat bagi korban, sehingga mereka dapat memanfaatkan keterampilan yang dimiliki untuk hal yang lebih positif dan produktif.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait