Penyebab Kaki Terasa Panas di Malam Hari Jarang Diketahui, Jangan Abaikan Gejala Ini

JurnalLugas.Com — Kondisi kaki terasa panas di malam hari sering dianggap sepele oleh banyak orang. Padahal, sensasi panas pada telapak kaki bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan tertentu yang tidak disadari sejak awal. Keluhan ini bahkan kerap mengganggu kualitas tidur karena muncul saat tubuh sedang beristirahat.

Sebagian orang menggambarkan sensasi tersebut seperti terbakar, tertusuk, atau disertai kesemutan. Rasa panas bisa muncul hanya sesekali, tetapi tidak sedikit yang mengalaminya hampir setiap malam.

Bacaan Lainnya

Dalam dunia medis, kondisi ini dapat dipicu berbagai faktor, mulai dari gangguan saraf, sirkulasi darah yang kurang lancar, hingga kekurangan vitamin tertentu.

Gangguan Saraf Jadi Penyebab Paling Umum

Salah satu penyebab kaki terasa panas yang paling sering terjadi adalah neuropati perifer atau gangguan saraf tepi. Kondisi ini muncul ketika saraf mengalami kerusakan sehingga mengirimkan sinyal abnormal ke otak.

Akibatnya, kaki terasa panas meski tidak ada luka atau paparan suhu tinggi. Selain rasa panas, penderita biasanya juga mengalami kesemutan, mati rasa, hingga nyeri seperti tertusuk jarum.

“Keluhan kaki panas pada malam hari memang sering dikaitkan dengan gangguan saraf, terutama pada penderita diabetes atau orang dengan pola hidup kurang sehat,” ujar dr. Andika Pratama, praktisi kesehatan umum, Jumat 29 Mei 2026.

Baca Juga  Kasus Campak Meledak di Subang, Indriati Oetama Ini Bukan Penyakit Lama yang Hilang

Diabetes menjadi salah satu faktor terbesar penyebab kerusakan saraf karena kadar gula darah tinggi dapat merusak pembuluh darah kecil yang menyuplai saraf secara perlahan.

Kekurangan Vitamin B Bisa Jadi Pemicu

Tidak banyak yang mengetahui bahwa tubuh yang kekurangan vitamin B1, B6, dan B12 dapat memengaruhi fungsi saraf. Saat kebutuhan vitamin tidak terpenuhi, saraf menjadi lebih sensitif dan memicu sensasi panas pada telapak kaki.

Kondisi ini sering dialami orang dengan pola makan tidak seimbang, terlalu sering mengonsumsi makanan instan, atau memiliki gangguan penyerapan nutrisi.

Selain kaki terasa panas, tubuh biasanya juga lebih mudah lelah dan sering mengalami kesemutan.

Sirkulasi Darah Tidak Lancar

Duduk terlalu lama, jarang bergerak, hingga kebiasaan berdiri dalam waktu lama juga dapat membuat kaki terasa panas saat malam hari. Aliran darah yang tidak lancar menyebabkan jaringan tubuh kekurangan oksigen sehingga memicu rasa tidak nyaman pada kaki.

Biasanya kondisi ini memburuk ketika tubuh mulai rileks menjelang tidur. Tak heran jika banyak orang mengeluhkan kaki terasa lebih panas saat malam dibanding siang hari.

Gangguan Ginjal dan Tiroid Sering Tidak Disadari

Penyebab lain yang jarang diketahui adalah gangguan ginjal serta hipotiroidisme. Fungsi ginjal yang menurun dapat menyebabkan penumpukan zat sisa dalam tubuh dan berdampak pada kesehatan saraf.

Sementara itu, hipotiroidisme atau gangguan hormon tiroid dapat menyebabkan tekanan pada jaringan saraf sehingga memicu rasa panas pada kaki.

Baca Juga  Kenapa Badan Tetap Lemas Padahal Sudah Tidur Cukup? Ini Penyebab Sering Tak Disadari

Meski terdengar ringan, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan apabila berlangsung terus-menerus.

Faktor Cuaca dan Alas Kaki

Selain faktor kesehatan, lingkungan juga berpengaruh terhadap munculnya sensasi panas pada kaki. Cuaca panas, penggunaan sepatu terlalu sempit, hingga bahan alas kaki yang tidak nyaman dapat meningkatkan suhu pada telapak kaki.

Kebiasaan memakai kaus kaki terlalu tebal saat tidur juga dapat memperparah kondisi tersebut.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Kaki terasa panas memang tidak selalu berbahaya. Namun, pemeriksaan medis perlu dilakukan jika kondisi disertai gejala berikut:

  • Kesemutan berkepanjangan
  • Mati rasa pada kaki
  • Nyeri hebat saat malam hari
  • Luka sulit sembuh
  • Pembengkakan pada kaki
  • Sulit tidur akibat rasa panas berlebihan

Pemeriksaan lebih dini dapat membantu mengetahui penyebab utama sehingga penanganan bisa dilakukan dengan tepat.

Menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, mengontrol kadar gula darah, dan menggunakan alas kaki yang nyaman menjadi langkah sederhana untuk membantu mengurangi risiko kaki terasa panas di malam hari.

Baca artikel kesehatan menarik lainnya di JurnalLugas.Com

(Nelly)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait