Iran Desak Israel Segera Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon

JurnalLugas.Com – Pemerintah Iran kembali menegaskan sikapnya terkait konflik di Lebanon dengan mendesak Israel segera menetapkan jadwal penarikan penuh pasukannya dari seluruh wilayah Lebanon yang masih diduduki.

Menurut Teheran, langkah tersebut menjadi syarat utama untuk membuka jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Bacaan Lainnya

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan negaranya tetap berpegang pada prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta hukum internasional yang menekankan penghormatan terhadap kedaulatan setiap negara.

“Iran menilai kedaulatan, keutuhan wilayah, serta keamanan rakyat Lebanon harus dihormati sebagai fondasi setiap kesepakatan damai,” ujar Baqaei dalam pernyataannya pada Minggu (29/6/2026).

Menurutnya, penghentian operasi militer Israel di Lebanon tidak dapat dipisahkan dari upaya menciptakan stabilitas jangka panjang.

Iran menilai setiap perundingan hanya akan memiliki arti apabila disertai komitmen nyata untuk mengakhiri pendudukan dan menarik seluruh pasukan dari wilayah Lebanon.

Baqaei juga menyinggung Memorandum Islamabad yang menjadi salah satu acuan dalam pembahasan penyelesaian konflik.

Dalam dokumen tersebut, penghentian serangan militer dan penarikan pasukan Israel disebut sebagai poin paling mendasar yang harus dilaksanakan sebelum tahapan lain dijalankan.

Ia menegaskan, implementasi klausul pertama dalam nota kesepahaman tersebut merupakan prasyarat mutlak agar proses perdamaian tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menghadirkan keamanan yang berkelanjutan bagi kawasan.

“Iran memandang pelaksanaan poin pertama menjadi syarat utama bagi tercapainya kesepakatan damai yang benar-benar efektif,” kata Baqaei.

Selain itu, Iran juga meminta Amerika Serikat mengambil langkah konkret untuk mendorong Israel menghentikan seluruh operasi militernya di Lebanon.

Teheran menilai Washington memiliki tanggung jawab moral maupun politik karena sebelumnya mendukung kerangka kesepakatan yang memuat penghentian agresi sebagai poin utama.

Dalam pandangan Iran, penghentian serangan dan penarikan penuh pasukan Israel merupakan langkah penting untuk mengurangi eskalasi konflik sekaligus membuka ruang dialog yang lebih luas demi menjaga stabilitas Timur Tengah.

Situasi di perbatasan Lebanon dan Israel hingga kini masih menjadi perhatian komunitas internasional. Berbagai pihak terus mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi guna mencegah meluasnya konflik yang berpotensi mengganggu keamanan kawasan.

Baca berita internasional terbaru lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Masoud Pezeshkian Dilantik sebagai Presiden Iran Janji Besar dan Pidato Mengguncang Dunia

Pos terkait