Kesalahan Membeli Emas Sering Tidak Disadari, Investor Pemula Wajib Paham

JurnalLugas.Com – Emas masih menjadi salah satu instrumen investasi yang paling diminati masyarakat Indonesia. Selain dikenal sebagai aset pelindung nilai saat kondisi ekonomi bergejolak, logam mulia juga dinilai memiliki risiko relatif lebih rendah dibandingkan instrumen investasi lain.

Namun di balik popularitasnya, tidak sedikit masyarakat yang melakukan kesalahan saat membeli emas.

Bacaan Lainnya

Kekeliruan yang tampak sepele justru dapat mengurangi potensi keuntungan, bahkan berujung pada kerugian ketika emas dijual kembali.

Perencana keuangan mengingatkan bahwa membeli emas tidak cukup hanya melihat harga yang sedang naik atau turun.

Investor juga perlu memahami tujuan investasi, memilih produk yang tepat, hingga memastikan keamanan tempat penyimpanan.

“Emas sebaiknya dibeli sebagai investasi jangka menengah hingga panjang, bukan untuk mengejar keuntungan dalam waktu singkat,” ujar seorang perencana keuangan, kepada JurnalLugas.Com Minggu 05 Juli 2026.

Berikut sejumlah kesalahan membeli emas yang sering tidak disadari masyarakat.

1. Membeli Saat Harga Sedang Melonjak

Banyak orang baru tertarik membeli emas ketika harga sedang mencetak rekor tertinggi.

Padahal, keputusan membeli karena takut ketinggalan tren atau fear of missing out (FOMO) berpotensi membuat investor memperoleh harga yang kurang ideal.

Strategi yang lebih bijak adalah membeli secara bertahap atau berkala sehingga harga rata-rata pembelian menjadi lebih stabil.

2. Tidak Menentukan Tujuan Investasi

Sebagian orang membeli emas hanya karena mengikuti tren tanpa memiliki target yang jelas.

Padahal, tujuan investasi akan menentukan berapa lama emas perlu disimpan dan berapa jumlah yang sebaiknya dibeli.

Investasi untuk dana pendidikan, dana pensiun, atau kebutuhan jangka panjang memerlukan strategi yang berbeda.

3. Mengabaikan Keaslian Produk

Kesalahan lain yang cukup sering terjadi adalah membeli emas dari penjual yang tidak memiliki reputasi baik.

Risiko memperoleh produk yang tidak sesuai spesifikasi menjadi lebih besar apabila transaksi dilakukan tanpa memperhatikan sertifikat maupun bukti pembelian.

Karena itu, masyarakat disarankan membeli emas dari lembaga atau toko resmi yang memberikan jaminan keaslian.

4. Tidak Memperhitungkan Selisih Harga

Banyak pembeli hanya fokus pada harga beli tanpa memperhatikan selisih antara harga beli dan harga jual kembali (spread).

Semakin besar selisih tersebut, semakin lama waktu yang dibutuhkan agar investasi menghasilkan keuntungan.

Memahami komponen biaya sebelum membeli menjadi langkah penting agar perencanaan investasi lebih realistis.

5. Salah Memilih Jenis Emas

Emas perhiasan sering dianggap sebagai investasi. Padahal, harga perhiasan juga dipengaruhi biaya pembuatan dan desain sehingga nilai jual kembali biasanya tidak setinggi emas batangan.

Bagi tujuan investasi, emas batangan umumnya lebih banyak dipilih karena memiliki kadar kemurnian tinggi dan lebih mudah diperjualbelikan.

6. Mengabaikan Keamanan Penyimpanan

Menyimpan emas di rumah tanpa sistem keamanan yang memadai dapat meningkatkan risiko kehilangan.

Sebagian investor memilih menggunakan brankas pribadi atau layanan penyimpanan resmi untuk menjaga keamanan aset mereka.

7. Terlalu Sering Menjual dan Membeli

Fluktuasi harga emas dalam jangka pendek sering membuat investor panik.

Akibatnya, mereka terlalu sering melakukan transaksi sehingga potensi keuntungan jangka panjang menjadi tidak optimal.

Para ahli menilai investasi emas akan lebih efektif apabila dilakukan dengan disiplin dan berorientasi pada tujuan jangka panjang.

Investasi Emas Tetap Menarik Jika Dilakukan dengan Strategi yang Tepat

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, emas masih menjadi salah satu aset yang mampu menjaga nilai kekayaan.

Namun keberhasilan investasi tidak hanya bergantung pada kenaikan harga, melainkan juga pada cara investor mengambil keputusan.

Memahami risiko, memilih produk resmi, membeli secara bertahap, serta memiliki tujuan investasi yang jelas menjadi langkah penting agar manfaat investasi emas dapat dirasakan secara optimal.

Baca artikel informatif lainnya hanya di JurnalLugas.Com.

(William)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Harga Emas Pegadaian Turun Hari Ini, UBS dan Galeri24 Kompak Anjlok

Pos terkait