Xpeng G9L Meluncur di Eropa, SUV Listrik China Ini Dibanderol Rp1,5 Miliar

JurnalLugas.Com – Produsen otomotif China, Xpeng, memperluas persaingan mobil listrik di Eropa melalui peluncuran crossover listrik berukuran besar, Xpeng G9L. Kendaraan ini ditawarkan dengan harga sekitar 75.000 euro atau setara Rp1,5 miliar.

Xpeng G9L versi listrik penuh dipasarkan di delapan negara Eropa, yakni Prancis, Jerman, Belanda, Belgia, Norwegia, Denmark, Swedia, dan Austria. Model ini menjadi kendaraan keempat Xpeng yang diproduksi di fasilitas Magna di Graz, Austria.

Bacaan Lainnya

Salah satu pembeda versi Eropa adalah konfigurasi kabinnya. Jika model yang dipasarkan di China hanya menggunakan dua baris kursi, versi Eropa menyediakan tiga baris dengan pilihan enam atau tujuh penumpang.

Dari sisi dimensi, Xpeng G9L memiliki panjang 5.120 milimeter, lebar 1.999 milimeter, tinggi 1.788 milimeter, serta jarak sumbu roda 3.100 milimeter. Ukuran tersebut memberikan ruang kabin yang luas untuk menunjang perjalanan bersama keluarga.

Jarak Tempuh hingga 591 Kilometer

Xpeng membekali G9L dengan baterai NMC ternary berkapasitas 106,7 kWh. Berdasarkan pengujian WLTP, jarak tempuhnya mencapai 553 hingga 591 kilometer, bergantung pada konfigurasi penggerak.

Baca Juga  CEO Aion Indonesia Andry Ciu Mobil Listrik GAC Aion Y Plus Siap Didistribusikan ke Konsumen

Varian penggerak roda belakang mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 kilometer per jam dalam tujuh detik. Sementara itu, versi penggerak semua roda dapat mencapai kecepatan yang sama hanya dalam 4,9 detik.

Keunggulan lainnya terletak pada teknologi pengisian daya. Sistem kelistrikan 800 volt memungkinkan baterai diisi hingga 80 persen dalam waktu sekitar 12 menit, sehingga berpotensi memangkas waktu berhenti saat perjalanan jauh.

Kabin G9L juga menawarkan beragam fitur digital. Perlengkapannya meliputi layar utama berukuran 17,3 inci, layar plafon 21,4 inci, layar kontrol penumpang belakang 8 inci, head-up display berbasis augmented reality, serta Google Maps bawaan.

Untuk kebutuhan penyimpanan, mobil ini memiliki bagasi berkapasitas 466 liter dan ruang penyimpanan depan sebesar 109 liter. Xpeng turut menyematkan kulkas internal berkapasitas 12,5 liter serta kemampuan menarik beban hingga 2.000 kilogram.

Dari sisi keselamatan dan kenyamanan berkendara, G9L dilengkapi sistem bantuan pengemudi ADAS Level 2. Sistem NGP berbasis Model VLA 2.0 juga disesuaikan untuk penggunaan di jalan raya Eropa, dengan dukungan perjalanan jarak jauh dan bantuan parkir.

Baca Juga  Xiaomi YU7 SUV Listrik Mirip Ferrari Purosangue Siap Meluncur di Pasar Tiongkok

Target Penjualan di Tengah Persaingan

Ekspansi G9L ke pasar Eropa berlangsung ketika Xpeng menghadapi tantangan dalam mempertahankan penjualan di pasar otomotif China.

Menurut China EV DataTracker, Xpeng mencatat penjualan 241.111 kendaraan selama delapan bulan pertama 2026. Angka tersebut turun 10,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di tengah penurunan itu, perusahaan menargetkan penjualan 600.000 kendaraan sepanjang 2026.

Kehadiran G9L di Eropa menjadi bagian dari upaya Xpeng memperluas pasar melalui kendaraan listrik berukuran besar, berteknologi tinggi, dan menawarkan jarak tempuh panjang.

Dengan harga sekitar Rp1,5 miliar, tantangannya adalah menarik konsumen yang memiliki banyak pilihan di segmen mobil listrik premium.

Baca berita otomotif terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.

(Tirta me)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait