JurnalLugas.Com – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Kamis (29/10/2026) dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan ini membawa rupiah menjauh dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Berdasarkan data pembukaan perdagangan, rupiah menguat 43 poin atau 0,24 persen menjadi Rp18.141 per dolar AS. Pada penutupan perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia tersebut berada di level Rp18.184 per dolar AS.
Penguatan pada awal perdagangan menjadi perkembangan positif bagi rupiah setelah berada di level yang lebih lemah pada sesi sebelumnya. Namun, arah pergerakan mata uang domestik masih perlu dicermati sepanjang perdagangan berlangsung.
Perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dapat dipengaruhi berbagai faktor, termasuk perkembangan ekonomi global, kebijakan moneter, serta dinamika pasar keuangan internasional.
Meski demikian, data pembukaan saja belum cukup untuk memastikan penguatan rupiah akan bertahan hingga akhir sesi.
Pelaku pasar akan mencermati pergerakan kurs selanjutnya untuk melihat sejauh mana rupiah mampu mempertahankan momentum positif pada perdagangan hari ini.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com
(Endarto)






