JurnalLugas.Com — Nilai tukar rupiah kembali bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa, 27 Oktober 2026. Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap mata uang Indonesia masih terlihat pada awal perdagangan.
Rupiah dibuka di level Rp18.140 per dolar AS, melemah 5 poin atau sekitar 0,03 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.135 per dolar AS.
Pelemahan tersebut tergolong tipis. Meski demikian, perkembangan nilai tukar rupiah tetap menjadi perhatian pelaku pasar karena pergerakannya dapat memengaruhi biaya impor, kebutuhan pembayaran dalam valuta asing, serta aktivitas bisnis yang berkaitan dengan perdagangan internasional.
Arah rupiah selanjutnya akan bergantung pada perkembangan permintaan dan penawaran valuta asing serta sentimen pasar selama perdagangan berlangsung.
Pergerakan pada pembukaan ini belum menggambarkan posisi akhir rupiah pada penutupan perdagangan Selasa.
Pelaku pasar masih perlu mencermati perubahan nilai tukar sepanjang hari untuk melihat apakah tekanan terhadap rupiah berlanjut atau berbalik menguat.
Baca berita lainnya di JurnalLugas.Com.
(Endarto)






