Bahlil Lahadalia Starlink Investasi Rp30 Miliar di Indonesia Hanya Tiga Orang Karyawannya

Germany - Jun 16, 2023: Ray of sun over the box and antenna during Unbox reliable data transmission and connection with SpaceXs Starlink. Searching satellites, lone antenna, stars, sunset, and nature meet technology.

JurnalLugas.Com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa layanan internet Starlink telah menanamkan modal sebesar Rp30 miliar di Indonesia. Menariknya, operasi ini dijalankan hanya oleh tiga orang karyawan.

Dalam pernyataannya di Jakarta pada Selasa, 11 Juni 2024, Bahlil menjelaskan bahwa informasi ini diperoleh melalui sistem Online Single Submission (OSS) saat Starlink mengurus perizinan Nomor Induk Berusaha (NIB). Sistem OSS memungkinkan proses perizinan bisnis dilakukan secara daring tanpa perlu bertemu langsung dengan pejabat terkait.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Jokowi Gabung Partai Golkar? Bahlil Hal yang Sama Berlaku untuk Mas Gibran

Bahlil juga menekankan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam pembahasan teknis terkait investasi Starlink. Proses perizinan yang dilakukan melalui OSS memastikan bahwa perusahaan seperti Starlink dapat menjalani proses administrasi tanpa perlu interaksi langsung dengan kementerian, sehingga mempermudah dan mempercepat proses.

Lebih lanjut, Bahlil menyatakan bahwa Starlink telah mematuhi semua peraturan yang berlaku di Indonesia. Hal ini memungkinkan perusahaan tersebut untuk memperoleh izin operasional secara sah. Penanaman modal ini menunjukkan kepercayaan investor asing terhadap iklim investasi di Indonesia, sekaligus memperkuat infrastruktur digital di tanah air.

Baca Juga  VinFast Investasi PLTS dan PLTB Bangun Pabrik Mobil Listrik di Subang
Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait