JurnalLugas.Com – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, menyoroti kondisi perekonomian masyarakat Indonesia yang masih didominasi oleh kelompok berpenghasilan rendah. Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi XI DPR pada Jumat, 14 Juni 2024, Suharso mengungkapkan bahwa sekitar 40 juta pekerja di Indonesia menerima upah di bawah Rp5 juta per bulan.
“Jumlah pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta mencapai sekitar 40 juta orang,” ujarnya. Pernyataan ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi dalam upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
Sebaliknya, jumlah pekerja yang mendapatkan pendapatan di atas Rp23 juta per bulan terbilang sangat sedikit, yaitu kurang dari 10 juta orang. Disparitas ini menunjukkan ketimpangan yang signifikan dalam distribusi pendapatan di Indonesia.
Menurut Suharso, kelompok masyarakat dengan pendapatan sangat rendah memerlukan intervensi khusus untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Salah satu upaya yang diusulkan adalah pemberian perlindungan sosial yang mencakup tiga generasi dalam keluarga miskin. “Perlindungan sosial setidaknya harus mencakup tiga generasi di keluarga miskin,” tegasnya.
Selain itu, Suharso juga menekankan pentingnya pemberdayaan penduduk produktif dan lansia. “Beberapa cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan memberdayakan penduduk produktif dan lansia sehingga mereka dapat lebih aktif dan sehat,” tambahnya.
Intervensi ini diharapkan dapat membantu mengurangi kesenjangan pendapatan dan meningkatkan taraf hidup masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Pemerintah perlu terus berupaya keras untuk menciptakan kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif, yang dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.






