Separuh Penduduk Miskin Indonesia Berada di Pulau Jawa dan Sumatera Berikut Data Lengkapnya

JurnalLugas.Com – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa per Maret 2024, jumlah penduduk miskin di Indonesia mencapai 25,22 juta orang. Dari jumlah tersebut, 13,24 juta orang atau sekitar 52,49% berada di Pulau Jawa. Plt Sekretaris Utama BPS, Imam Machdi, menyatakan bahwa mayoritas penduduk miskin di Indonesia masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan Sumatera. Jumlah penduduk miskin di Pulau Sumatera sendiri mencapai 5,5 juta orang atau 22,01% dari total penduduk miskin.

Menurut Imam, penurunan persentase kemiskinan terjadi di semua wilayah pulau. Pulau Jawa mencatat penurunan persentase penduduk miskin dari 8,79% pada Maret 2023 menjadi 8,48% pada Maret 2024. Sementara itu, di Pulau Sumatera, persentase penduduk miskin menurun dari 9,27% menjadi 8,97% pada periode yang sama.

Bacaan Lainnya

Penurunan Kemiskinan di Seluruh Wilayah
Selain di Pulau Jawa dan Sumatera, wilayah lain di Indonesia juga mengalami penurunan tingkat kemiskinan. Di Bali dan Nusa Tenggara, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 2,07 juta orang atau 8,01% dari total penduduk miskin. Persentase kemiskinan di wilayah ini menurun dari 13,29% pada Maret 2023 menjadi 12,72% pada Maret 2024, penurunan terbesar di antara semua wilayah.

Baca Juga  Ekspor Indonesia Melejit 11,41%, Neraca Perdagangan September Catat Surplus Rp72 Triliun

Pulau Sulawesi juga mencatat penurunan kemiskinan, dengan jumlah penduduk miskin sebanyak 1,96 juta orang atau 7,75% dari total penduduk miskin. Persentase kemiskinan di Sulawesi turun dari 10,08% pada Maret 2023 menjadi 9,59% pada Maret 2024. Di Maluku dan Papua, jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 1,51 juta orang, dengan persentase kemiskinan turun dari 19,68% menjadi 19,39%.

Pulau Kalimantan mencatat jumlah penduduk miskin sebanyak 940 ribu orang pada Maret 2024. Persentase kemiskinan di wilayah ini turun dari 5,67% menjadi 5,44%.

Kemiskinan Nasional dan Garis Kemiskinan
Secara nasional, tingkat kemiskinan di Indonesia pada Maret 2024 berada di angka 9,03%, turun 0,33 poin persentase dibandingkan dengan Maret 2023. Jumlah penduduk miskin turun sebanyak 680 ribu orang dalam periode tersebut. Imam Machdi menjelaskan bahwa garis kemiskinan pada Maret 2024 ditetapkan sebesar Rp 582.932 per kapita per bulan, meningkat 5,9% dibandingkan Maret 2023.

Baca Juga  PDB Per Kapita Bukan Gaji Rata-Rata, BPS Soal Miskonsepsi Viral

Imam juga menyoroti bahwa pengeluaran makanan masih mendominasi komponen garis kemiskinan dengan porsi 74,44%, sementara komoditas non-makanan berkontribusi sebesar 25,56%. “Setelah sempat meningkat pada masa pandemi, tingkat kemiskinan terus turun sejak Maret 2021 dan pada Maret 2024 sudah lebih rendah dibandingkan kondisi sebelum pandemi,” tambah Imam.

Laporan BPS ini menunjukkan upaya pemerintah dalam mengurangi kemiskinan di berbagai wilayah Indonesia, meskipun tantangan masih tetap ada terutama di wilayah-wilayah dengan persentase kemiskinan yang tinggi seperti Maluku dan Papua.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait