JurnalLugas.Com – Harga minyak kelapa sawit (CPO) mengalami penurunan pada perdagangan kemarin, memperpanjang tren negatif yang sudah berlangsung beberapa waktu. Pada Senin (15/7/2024), harga CPO di Bursa Malaysia untuk kontrak pengiriman September tercatat MYR 3.896 per ton, turun 0,49% dibandingkan penutupan perdagangan akhir pekan lalu.
Penurunan harga ini melanjutkan tren negatif pekan lalu, di mana harga CPO merosot 3,1%. Pada awal perdagangan kemarin, harga CPO dibuka di MYR 3.878 per ton. Namun, setelah tengah hari, harga mulai sedikit membaik meskipun tetap berada di zona merah.
Penurunan harga CPO turut dipengaruhi oleh penurunan harga minyak nabati lainnya yang menjadi pesaing. Kemarin, harga minyak kedelai di bursa Dalian, China, turun 0,78%, sementara di Chicago Board of Trade, Amerika Serikat, anjlok 2,04%. Selain itu, harga minyak biji bunga matahari juga turun 0,48%, dan harga minyak rapeseed merosot 1,74%.
Saat harga minyak nabati pesaing mengalami penurunan, daya saing dan keuntungan menggunakan CPO pun ikut tergerus, menyebabkan penurunan lebih lanjut pada harga komoditas ini.






