Retno Marsudi dan Vivian Balakrishnan Perkuat Hubungan Bilateral Indonesia-Singapura

JurnalLugas.Com – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Retno Marsudi, menegaskan semakin kuatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Singapura dalam satu dekade terakhir. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, di sela-sela Pertemuan ke-57 Menteri Luar Negeri se-ASEAN (AMM ke-57) yang berlangsung di Vientiane, Laos, pada Rabu, 24 Juli 2024.

Penguatan Kerjasama Bilateral

Bacaan Lainnya

Retno Marsudi menyatakan bahwa hubungan antara kedua negara telah berkembang dengan baik, terbukti dengan diratifikasinya beberapa perjanjian penting seperti Perjanjian FIR, Ekstradisi, dan Pertahanan. “Kami berdua sepakat bahwa hubungan bilateral selama 10 tahun terakhir berjalan dengan sangat baik,” ujar Retno.

Selain itu, Retno juga menyoroti kemajuan pesat dalam kerjasama perdagangan dan investasi dengan Singapura. Singapura, menurut Retno, merupakan salah satu mitra utama Indonesia dalam bidang tersebut, yang telah menunjukkan perkembangan positif.

Baca Juga  PT Bundamedik Tbk (BMHS) Tunjuk Retno Marsudi dan Arianti Anaya Komisaris Independen

Diskusi Mengenai Myanmar

Dalam pertemuan bilateral ini, persoalan Myanmar turut menjadi topik pembahasan. Retno menegaskan bahwa baik Indonesia maupun Singapura memiliki pandangan yang sama terkait pentingnya Konsensus Lima Poin (5PC) sebagai acuan utama dalam menyelesaikan masalah di Myanmar pasca kudeta militer tahun 2021. “Disadari bahwa sangat minim kemajuan implementasi 5PC, terutama karena tidak adanya komitmen Junta Militer Myanmar untuk mengimplementasikannya,” kata Retno.

Isu Israel-Palestina

Selain membahas hubungan bilateral dan isu Myanmar, kedua menteri luar negeri ini juga membahas konflik Israel-Palestina. Retno mengecam tiga rencana undang-undang dari parlemen Israel yang berpotensi melabeli badan PBB untuk pengungsi Palestina, UNRWA, sebagai “kelompok terorisme.” Menurut Retno, tindakan tersebut tidak dapat diterima karena UNRWA bertanggung jawab terhadap kehidupan jutaan pengungsi Palestina.

Retno juga menyampaikan sambutan Indonesia atas fatwa hukum terkait aktivitas Israel di wilayah pendudukan Palestina yang baru saja dikeluarkan oleh Mahkamah Internasional (ICJ). Retno berharap agar Majelis Umum dan Dewan Keamanan PBB dapat menindaklanjuti fatwa tersebut.

Baca Juga  Retno Marsudi Warga Israel Sengaja Halangi Bantuan Kemanusiaan untuk Warga Gaza Palestina

Pertemuan Bilateral Lainnya

Selain pertemuannya dengan Balakrishnan, Retno juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Thailand, Maris Sangiampongsa, di sela-sela AMM ke-57 di Laos. Dalam rangkaian AMM ke-57 pada hari Rabu, Retno turut menghadiri pertemuan Komisi Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara (SEANWFZ Commission), pertemuan dengan Perwakilan Komite HAM Antarpemerintah ASEAN (AICHR), dan pertemuan Troika untuk implementasi Konsensus Lima Poin (5PC).

Melalui berbagai pertemuan tersebut, Retno Marsudi menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerjasama regional dan internasional serta menghadapi berbagai tantangan diplomasi di kawasan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait