JurnalLugas.Com – Pertandingan pramusim antara Chelsea melawan Club America pada Kamis, 1 Agustus 2024, berakhir dengan keunggulan Chelsea 2-0 di babak pertama. Gol pembuka Chelsea dicetak oleh Christopher Nkunku melalui tendangan penalti pada menit ke-3, diikuti oleh gol Marc Guiu pada menit ke-21 yang memanfaatkan assist dari Kiernan Dewsbury-Hall.
Sejak awal laga pramusim, Marc Guiu memang sudah banyak mendapatkan pujian. Pemain berusia 18 tahun ini tampak sudah matang memimpin lini depan Chelsea. Meski baru babak pertama, para penggemar Chelsea sudah ramai memuji performa Guiu di media sosial.
Fans Terkesima dengan Performa Marc Guiu
Salah satu penggemar dengan akun @princ** menulis, “Dia itu sangat sangat bagus.” Pengguna lain dengan akun @blue** menambahkan, “Kalian bisa menebak akan ada gol dari Marc Guiu. Dia sangat bagus.”
Kabar Baik untuk Penggemar Chelsea
Para penggemar Chelsea juga mendapatkan kabar baik mengenai kondisi dua pemain mereka, Moises Caicedo dan Nicolas Jackson. Kedua pemain ini sebelumnya absen dalam dua pertandingan pramusim melawan Wrexham dan Celtic. Menurut laporan terbaru dari jurnalis The Athletic, Moises Caicedo dan Nicolas Jackson akan segera bergabung dengan skuad Enzo Maresca setelah menjalani latihan intensif individu. Keduanya mengalami cedera pergelangan kaki dan telah menjalani latihan terpisah pada Selasa, 30 Juli 2024.
Tantangan Chelsea di Bawah Asuhan Enzo Maresca
Meskipun Chelsea memenangkan babak pertama melawan Club America, tantangan besar masih menanti di bawah asuhan pelatih baru, Enzo Maresca. Mantan bintang Tottenham Hotspur, Jamie O’Hara, menyatakan bahwa Chelsea akan tetap kesulitan berdasarkan penampilan mereka selama pramusim. Ia juga menyoroti gaya bermain yang diterapkan oleh Maresca.
“Untuk saat ini, saya mengamati mereka, melihat penampilan pramusim, situasi mereka saat ini, saya rasa Chelsea bakal kesulitan. Saya benar-benar berpikir demikian,” kata O’Hara. Ia menambahkan, “Saya lihat Enzo Maresca, secara langsung dia bilang tentang gaya bermainnya, ini adalah cara bagaimana ia ingin melakukannya, ini adalah cara ia ingin bermain.”
Masa Depan Chelsea di Bawah Enzo Maresca
Meskipun Enzo Maresca dianggap memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh pendahulunya, Mauricio Pochettino, prediksi mengenai nasib Chelsea di bawah asuhannya tidak terlalu optimis. Sebelumnya diberitakan bahwa Chelsea dengan mudah melepas Pochettino di akhir musim lalu, meskipun Pochettino berhasil membawa Chelsea dari peringkat 12 ke peringkat 6 di klasemen Liga Premier.
Dengan semua tantangan dan harapan yang ada, menarik untuk melihat bagaimana Chelsea akan melangkah di musim ini di bawah asuhan Enzo Maresca.






