Hassan Nasrallah Hizbullah Bersama Iran Serang Israel Teheran Tunggu Opsi

JurnalLugas.Com – Teheran, 16 Agustus 2024 Pemerintah Iran saat ini tengah berada di persimpangan jalan terkait tindakan yang akan diambil terhadap Israel. Sumber-sumber di kawasan tersebut mengungkapkan bahwa perdebatan sengit berlangsung antara pilihan melakukan serangan militer terbuka atau meluncurkan operasi intelijen rahasia.

Hassan Nasrallah, pemimpin gerakan Hizbullah di Lebanon, dilaporkan berhati-hati dalam bertindak tanpa persetujuan Iran. Sikap ini dimaksudkan untuk menghindari konflik berskala besar dengan Israel, yang dapat mengguncang stabilitas regional.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Kapal MT Arman 114 Dinyatakan Milik Iran Kejaksaan Kepri Hakim Khilaf!

Namun, Amerika Serikat memperkirakan bahwa serangan dari Iran bisa saja terjadi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Seorang pejabat AS menyatakan bahwa Israel mungkin berada di balik kematian pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, meskipun Israel sendiri belum mengakui keterlibatan tersebut secara terbuka.

Dalam perkembangan terkait, pejabat Inggris dan Prancis menekankan pentingnya upaya diplomasi guna menurunkan ketegangan. Kedua negara tersebut menyatakan kepada CBS News bahwa mereka siap mendukung Israel jika serangan terjadi.

Pada 31 Juli lalu, Hamas menuduh Israel melakukan serangan yang menewaskan Haniyeh di kediamannya di Teheran. Haniyeh berada di ibu kota Iran tersebut untuk menghadiri pelantikan presiden baru Iran.

Baca Juga  Khamenei Murka Israel Akan Dihukum Pangkalan AS Jadi Target Iran

Hamas menegaskan bahwa Israel dan AS bertanggung jawab atas insiden tersebut dan berjanji akan membalas tindakan itu.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait